Beranda Info Lampung BUMdes  2018 Desa Mekar Mulya Jadi “Sorotan”

BUMdes  2018 Desa Mekar Mulya Jadi “Sorotan”

240
0

BUMdes  2018 Desa Mekar Mulya Jadi “Sorotan”


LAMPUNG SELATAN ( LSNEWS ) Kembali masalah BUMdes menjadi sorotan masayrakat dalam pengelolaannya. Banyak sekali desa yang kurang mampu mengelola bahkan ada juga yang sama sekali tidak dikelola atau mungkin kurangnya keterbukaan pengurus dengan masyarakat dan anggotanya.

 

Hal tersebut juga di keluhkan Edi Karnadi salah satu anggota BPD Desa Mekar Mulya Kecamatan Palas Kabupaten Lampung Selatan Provinsi Lampung.

 

Menurut Edi, BUMdes Tahun 2018 senilai 84  juta Desa Mekar Mulya yang di pimpin Bapak Rasiwan sebagai kepala desa selama ini, dalam pengelolaan kurang transparan, hal ini menjadi kekecewaan masyarakat setempat.

Dok.Surat pernyataan dari narasumber Edi

“Kami tidak tau menau uang nya digunakan untuk apa, bahkan pengurus Bumdes pun juga tidak mengetahui dan tidak ikut dalam mengelola dana tersebut,

di karnakan selama kami menjabat sebagai BPD pihak pihak aparat desa tidak melakukan kerja sama dengan baik dan tidak transparanan mengenai BUMDES kepada Kami selaku ( BPD)” ujar Edy karnadi. Sabtu 14/02/2020 lalu.

 

Sementara itu, Ketua BPD Desa Mekar Mulya Bapak Kurnia serta anggotanya Sujana mengatakan kurangnya transparan pihak aparatur desa terhadap pihak BPD desa setempat.

 

“Selama kami menjabat di pemerintahan desa di Mekar Mulya pihak aparat desa pun tidak ada sama sekali ketransparanan terhadap kami selaku BPD,” ujar Kurnia/sujana.

 

Edi juga menjelaskan ada juga dugaan pelaksanaan dana APBD yang menjadi perhatian. Seperti halnya untuk kegiatan belanja adminitrasi desa seperti beli kertas, alat tulis, biaya minum, biaya rapat dan lainya, diduga tidak di belanjakan sesuai dengan anggaran APBD yang telah di tetapkan oleh pemerintah dan tidak di terapkan sesuai dengan kegunaan dana tersebut.

 

“Dananya diduga di peroleh dari masyarakat yang membuat surat menyurat dan kepentingan kepentingan yang lain /Pungli,” ujar Edy karnadi.

 

Pernyataan narasumber juga dinyatakan di atas matrai sebagai sarana pengumpulan data informasi.

 

Lebih lanjut Edy juga mengatakan pada saat pemilihan anggota BPD di Desa Mekar mulya, sangat tidak sesuai dengan ketentuan dan juga tidak melakukan pemilihan yang sudah di bentuk oleh panitia.

 

“Keputusan langsung di tunjuk oleh kepala Desa yakni Bapak Rasiwan itu sendiri” ujar edy Karnadi selaku mantan sekretaris BPD.* (Red) midriansyah/Syarif

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here