Beranda Tulang Bawang Ketua DPW LSM Ledak Desak Inspektorat Periksa Kakam Gedung Aji

Ketua DPW LSM Ledak Desak Inspektorat Periksa Kakam Gedung Aji

1009
0

Tulang bawang, Lampung.Sumselnews.co.id- Terkait ada dugaaan Aroma Korupsi di Kampung Geudng Aji Kecamatan Gedung Aji,Kab Tulang Bawang (Tuba) Lampung Kegiatan Anggaran Dana Desa Tahun 2019 yang Diduga Fiktip.

Ketua DPW LSM Lembaga Deteksi Anti Korupsi Propinsi Lampung Rusli Umar Desak Inspektorat secepatnya untuk melakukan pemanggilan dan pemerikasaan kepala kampung gedung aji.

Seperti yang dijelaskan oleh Rusli Umar Ketua DPW LSM Ledak ,Menuturkan “Kami pinta, pihak Inspektorat agar secepatnya untuk memanggil dan periksa kepala kampung gedung aji, atas dugaan Fiktip anggaran DD Tahun 2019.

Pasalnya saat wartawan ingin memastikan kegiatan DD tahun 2019 dimana letak Pekerjaan DD tahun 2019 kepala kampung tidak mengizinkan wartawan untuk Investigasi di Lapangan.

Menurut Kepala Kampung Gedung Aji harus ada surat izin dari Inspektorat baru bisa kroscek dilapangan.

Ini kan sudah jelas ada dugaaan fiktip pekerjaaan DD tahun 2019 dikarenakan jangankan wartawan selaku kontrol sosial ,masyarakat pun berhak untuk mengawasi dana desa,apa lagi wartawan sudah tugasnya mencari berita beber rusli umar kamis (09/04/2020) kepada media ini.

Dia juga meminta kepada pihak inspektorat agar secapatnya untuk memangil dan periksa kepala kampung gedung aji,” kami meminta kepada inspektorat untuk secepatnya periksa dan memanggil kepala kampung gedung aji,”

Apa bila ada temuan,tindak pidana korupsi yang telah melakukan kerugian negera,maka akan segera laporkan ke Aparat Penegak Hukum (APH) sesuai dengan UU tindak pidana korupsi yang telah merugikan keuangan negara cetus Ketua DPW Ledak.

Ketua DPW Juga meminta kepada Inspektorat jangan ada interpensi oleh oknum siapa pun,untuk memangil dan periksa kakam gedung aji.karena ini sudah tugas poksi nspektorat selaku Aparat Pengawasan Intern Pemerintah (APIP) agar bersih dan jujur jelas Ketua DPW Ledak.

Untuk diketahui,Karena menurut masyarakat kampung gedung aji pengunaan Dana Desa (DD) tahun 2019 menuai polemik dengan BPK setempat.

Bukan itu saja,saat journalist dan tim turun kelapangan memastikan apa benar fiktip atau tidaknya adanya kegiatan fiktip.

Tapi disayangkan Kepala kampung Abdul Hamdi tidak memberikan izin untuk turun kelapangan untuk kroscek kegiatan pekerjaan tahun 2019 yll.

“Silahkan turun, tapi ada surat tugas dari inspektrorat karena inspektrorat yang berhak kroscek dilapangan,Kata Abdul Hamid saat ditemui dibalai desa kamis (02/04/2020) yll dan dampingi ketua kegiatan pelaksana pembagunan serta 3 orang tidak di ketahui dengan nada keras.

Aparat Penegak Hukum (APH) dan Aparat Pengawasan Intern Pemerintahan (APIP) harus bisa melakukan penyidikan di kampung gedung aji dugaan fiktip ke kegiatan dana desa tahun 2019 yll.

Yang telah merugikan Keuangan Negara dengan melakukan Dugaan Pratek tindak pidana korupsi.

Data yang dihimpun dugaan fiktip seperti,Penyelengaraan Pos Yandu Rp.32.400.000. Pemiliharaan Jalan Rp.11.500.000.Pemilharaan Prasarana Jalan Desa Rp . 2400.000.Pengeras Jalan Desa Rp.68.905.000. Pembagunan Peningkatan jalan Kampung Rp.38.412.000. Peningkatan Gapura Rp.51.538.000. Pembagunan MCK Rp.216.138.000. Dan pengadaan lampu jalan.(Affyt/Yogi)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here