Beranda Pesawaran Dugaan “Kocok Bekem” Pelaksanaan Lelang Dinas PUPR Pesawaran

Dugaan “Kocok Bekem” Pelaksanaan Lelang Dinas PUPR Pesawaran

168
0

PESAWARAN | Lelang proyek dengan sumber dana APBD Pesawaran 2020 di Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) setempat memicu polemik.

Hal tersebut diungkapkan Andi, seorang peserta Proyek pada paket Perencanaan Pembangunan Jalan dan Jembatan Wilayah I, Senin (27/4) via sambungan telepon.

“Saya peserta lelang paket perencanaan pembangunan jembatan dan sudah mengikuti tahapan tahapan lelang, tapi banyak perubahan waktu tahapan yang dilakukan panitia. Pergantian waktu itu lah yang membuat kami dinyatakan gugur,” ungkapnya dengan nada kesal.

Ia katakan, perubahan waktu pelaksanaan tahapan menurutnya dilakukan seks hendak panitia saja yang dapat merugikan peserta lelang.

“Awalnya tahapan pembuktian kualifikasi diundur menjadi tanggal 27 April 2020, tapi secara tiba tiba dimajukan menjadi tanggal 21 April 2020 tanpa pemberitahuan langsung kepada peserta dan hanya pengumuman di Web LPSE, akhirnya kami dinyatakan gugur karena tidak hadir,” tambahnya.

“Masa iya setiap saat harus ngecek LPSE, kalau ada undangan lewat email enak juga, kami ini gugur bukan karena tidak lengkap tapi tidak tau bahwa tanggal 21 april dapat undangan,” timpal Andi.

Terpisah, seorang peserta proyek senilai Rp206.959.500, Eri Yuliadi juga mengeluhkan hal yang sama. Ia menduga ada permainan dalam pelaksanaan lelang dengan cara memajukan dan memundurkan waktu tahapan sehingga peserta tidak siap.

“Saat lengah waktu diubah lagi dengan panitia, sehingga menimbulkan asumsi negatif, apakah memang disengaja supaya kami ini gugur atau seperti apa,” tegasnya.

Atas kejadian tersebut Eri Yuliadi akan melaporkan dugaan kongkalikong pelaksanaan tender tersebut ke Kejaksaan Tinggi (Kejati) Lampung agar segera diusut dugaan pelanggaran pelaksanaan proyek tersebut.

“Saya akan laporkan hal ini ke Kejati, saya merasa dirugikan karena pelaksanaannya terkesan ada permainan,” ringkasnya.

Sayang hal ini belum.berhasil dikonfirmasikan ke kantor Kelompok Kerja dan Ruang Pembuktian Kualifikasi. Saat awak media hendak melakukan konfirmasi, kantor dalam keadaan kosong. ( BAMBANG)

Artikel sebelumyaPolres Tulang Bawang Bersama PC Bhayangkari Berbagi Dengan Warga Terdampak Banjir
Artikel berikutnyaAkibat Curah Hujan Tinggi Sebanyak 73 Rumah di Rawa Pitu Terendam Banjir

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here