Beranda Nasional Heboh..! Wanita Ini Dimakan Buaya Sungai 

Heboh..! Wanita Ini Dimakan Buaya Sungai 

636
0
Dok.ist

(Sumselnews Lampung )- Seekor buaya air asin sepanjang 6 meter kembali memakan manusia.

Buaya yang memakan Fatimah (55) warga Kalimantan Utara ditangkap warga lalu dibunuh. Dari dalam perutnya, jasad Fatimah dikeluarkan lalu dikubur.

(Viralpress/dailymail)

Korbannya adalah seorang perempuan berusia 45 tahun di Kalimantan Utara.

Dailymail.co.uk sebelumnya memberitakan, ini adalah saat yang mengerikan ketika anggota tubuh perempuan dikeluarkan dari perut buaya yang memakannya.

Binatang buas itu menerkam wanita berusia 45 tahun itu, yang hanya disebut sebagai Fatimah, saat sedang memancing di sebuah sungai di Kalimantan Utara, Indonesia, Jumat malam 12/06  lalu.

Teman-teman yang terkejut mendengar teriakan Fatimah dan menyaksikan dengan ketakutan ketika reptil menjepit rahangnya di sekeliling tubuhnya dan menyeretnya ke bawah permukaan air.

Buaya sepanjang 19 kaki itu ditangkap pada hari berikutnya setelah penduduk yang marah memburunya. ‘

Rekaman mengerikan menunjukkan penduduk setempat memotong perut buaya dan menghapus anggota tubuhnya.

Kepala Fatimah yang terpenggal dan bagian tubuh lainnya kemudian ditemukan di dekatnya, setelah dibuang oleh buaya.

Jadi, buaya hanya memakan tubuh Fatimah, sementara kepalanya tergeletak di pinggir sungai.

Amiruddin, kepala Badan SAR Nasional Tarakan mengatakan ‘Polisi pertama kali menembak buaya. Kemudian, perut buaya dibelah, dan potongan-potongan dari tubuh korban ditemukan.

Saksi mata mengatakan Fatimah diserang oleh buaya besar saat dia melepaskan makanan ke dalam air di Pulau Tibi di Kabupaten Bulungan.

Operasi pencarian dilakukan oleh warga dan polisi setelah menerima laporan serangan buaya.

Setelah beberapa jam mencari, tim Agen Pencarian dan Penyelamatan (SAR) menemukan potongan tubuh dan kemudian kepala Fatimah.

Mereka melanjutkan operasi pencarian sampai akhirnya mereka menemukan buaya raksasa mengintai di sekitar tepi sungai.

Tubuh Fatimah yang terputus dan anggota tubuhnya kemudian dibawa ke Tarakan untuk diserahkan kepada keluarganya.

Kepala Rescue Amiruddin menambahkan bahwa pihaknya telah memperingatkan warga untuk menjauh dari air karena mungkin ada lebih banyak buaya di daerah itu.

“Orang-orang perlu mencari nafkah dari air sehingga tidak selalu mungkin untuk menghindarinya tetapi mereka harus lebih berhati-hati.” Ungkapnya.*(Wwn)

 

 

 

 

 

Repost  Wartakotalive.com/17/06/2020/

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini