Beranda Info Lampung Pringsewu Terkait Sampah Pasar dan Pekerjaan Pembangunan Pekon Sumberagung, LSM- GMBI Angkat...

Terkait Sampah Pasar dan Pekerjaan Pembangunan Pekon Sumberagung, LSM- GMBI Angkat Bicara

364
0

PRINGSEWU – LSM- Gerakan Masyarakat Bawah Indonesia (GMBI) Pringsewu,  menanggapi pemberitaan terkait sampah dan pekerjaan rabat beton yang berada di Pekon Sumberagung, Ambarawa Pringsewu.

Ketua KSM GMBI Ambarawa Yoki Pratama kepada pewarta disekret mengatakan (19/08/20) bahwa pihaknya akan segera menyikapi dan kelokasi tempat pembuangan sampah yang berada dilokasi permukiman padat penduduk dan akan klarifikasi kepada perangkat desa yang bersangkutan.

“Besok saya beserta jajaran KSM GMBI  Ambarawa pagi pagi  akan turun kelapangan untuk menyikapi tempat pembuangan sampah yang berada dilokasi RT 01 Desa Sumberagung dan kita akan koordinasi dengan pengelola pasar, karena kan sudah jelas ada aturan yang tertuang di Pasal 28H ayat (1) Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 memberikan hak kepada setiap orang untuk mendapatkan lingkungan hidup yang baik dan sehat.

“Amanat Undang-Undang Dasar tersebut memberikan konsekuensi bahwa pemerintah wajib memberikan pelayanan publik dalam pengelolaan sampah. Hal itu membawa konsekuensi hukum bahwa pemerintah merupakan pihak yang berwenang dan bertanggung jawab di bidang pengelolaan sampah meskipun secara operasional pengelolaannya dapat bermitra dengan badan usaha. Selain itu organisasi persampahan, dan kelompok masyarakat yang bergerak di bidang persampahan dapat juga diikut sertakan dalam kegiatan pengelolaan sampah,” Ujarnya.

“Bukan hanya sampah yang akan kami sikapi , terkait bangunan pun kita akan ambil langkah terkait bangunan Rabat Beton yang ada di dusun III sepanjang 203 meter yang menelan dana sampai puluhan juta bersumber dari Dana Desa tahun ini.

Pasalnya bangunan tersebut diduga asal jadi, dan pengelolaannya pun tidak transparan apabila nanti kami kelapangan ada temuan kita akan laporkan bahwa ditengah pandemi Covid19 masih ada juga kepala desa yang mengangkangi aturan pemerintah,” pungkas KSM GMBI Ambarawa ini. (Red/Wendy/Tim)

Artikel sebelumyaSekda Antoni Serahkan 4 Unit Kendaraan Bermotor di Kodim 0426
Artikel berikutnyaPemdes Pangkal Mas Jaya Fokus Bangun Insfratruktur Desa

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here