Beranda Pringsewu Harga Sayur Mayur Di Pringsewu Anjlok, Petani Menanggis

Harga Sayur Mayur Di Pringsewu Anjlok, Petani Menanggis

1109
0

PRINGSEWU (LAMPUNG-SUMSELNEWS) – Anjloknya harga komoditi sayur-mayur di Kabupaten Pringsewu, Lampung membuat para petani diwilayah ini menjerit dan merugi.

Alhasil, sayur-mayur yang sudah panen di lahan, langsung di bagi bagikan kepara tetangga.

Seperti yang dikeluhkan para petani asal Desa/Pekon Panutan Kecamatan Pagelaran mengatakan, harga sayur yang sangat murah membuat tidak ada pengepul yang mengambil hasil bumi mereka.

Seperti contoh harga sayur terong  lalap yang kini hanya Rp.1000 per Kilogram, terong unggu hanya 1500  (Kg). Harga penjualan sayur ternyata, tidak sebanding dengan biaya operasional sebelum panen.

“Bagaimana tidak kami musnahkan, dengan harga terong saat ini hanya Rp1000 per Kg, bukannya dapet uang malah nombok karna untuk biaya ojek dan untuk membeli karung saja tidak cukup,” kata salah satu petani yang enggan disebut nama saat di konfirmasi media, Sabtu (15/8/2020).

Diketahui tidak hanya harga jual terong  yang anjlok. Beberapa harga sayur lainnya juga terjun bebas, seperti kacang panjang hanya Rp.600 per ikat.

“Kami berharap pemerintah dapat membantu mendongkrak harga sayuran. Apalagi mayoritas warga sini berprofesi sebagai petani,” ujar salah satu petani. (Borneo)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini