Beranda PEMILU Kadis PMK Tanggapi Sorotan PWI Terkait  Dugaan Double Job Calon Kadus Bandar...

Kadis PMK Tanggapi Sorotan PWI Terkait  Dugaan Double Job Calon Kadus Bandar Sari Way Tuba

871
0

WAY KANAN – Informasi yang di dapat dalam Tim Investigasi PWI WAY KANAN terpilih nya Calon Kepala Dusun (Kadus) Pada Kampung Bandar Sari Kecamatan Way Tuba Kabupaten Way Kanan   adanya dugaan Doble Job . Rabu (30/12/2020) Siang.

Seperti yang terjadi pada seorang Kadus terpilih Kampung Bandar Sari Kecamatan Way Tuba Kabupaten Way Kanan ternyata merangkap sebagai guru pengajar di sebuah Sekolah  di Kecamatan Way Tuba .

Dalam Acara Yang Sama Ketua Persatuan Wartawan Indonesia Wilayah Way Kanan Novita Sari Sp,d Mengatakan” agar Panitia benar benar selektif dan Mengedepankan aturan yang ada “tegas Ketua PWI Way Kanan .

Sementara Saat Awak Media Meminta Komentar Kepala Dinas PMK Kabupaten Way Kanan Ixuan Ahmadi menyampaikan melalui Telphone  Seluler “Pemilihan Kepala Dusun dalam Wilayah Kampung Bandar Sari Kecamatan Way tuba, dapat kami tanggapi sebagai berikut :

Berdasarkan hasil koordinasi kami dengan Saudara Camat Way tuba, bahwa Pemerintah Kampung Bandar Sari pada tanggal 30 Desember 2020 sedang melaksanakan Penyaringan Pengisian Perangkat Kampung, yaitu 5 (lima) Formasi Jabatan Kepala Wilayah/Dusun , penyaringan tersebut diikuti oleh 25 (dua puluh lima) Peserta dan dari peserta tersebut ada beberapa Tenaga Pendidikan Guru Honorer yang berstatus sebagai Tenaga Sukarela yang mengikuti proses seleksi.

Perlu kami jelaskan bahwa berdasarkan *Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 83 Tahun 2015 Jo. Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 67 Tahun 2017 dan Peraturan Bupati Way Kanan Nomor 9 Tahun 2018 tentang Pengangkatan dan Pemberhentiuan Perangkat Desa/Kampung*, menjelaskan :

• Calon Perangkat Kampung adalah *Warga Negara Republik Indonesia yang memenuhi persyaratan umum dan persyaratan khusus*.

• Persyaratan Umum, antara lain : berpendidikan paling rendah SMA atau yang sederajat, berusia 20 (dua puluh) tahun sampai dengan 42 (empat puluh dua) tahun, tidak sedang menjalani hukuman pidana penjara;

• Persyaratan Khusus : mendapatkan izin dari pejabat pembina kepegawaian bagi Pegawai Negeri.

Adapun, mekanisme proses penyaringan  dilaksanakan secara tertulis disusun oleh Tim Penjaringan dan Penyaringan Perangkat Kampung (P3K), dengan ketentuan :

a. Materi soal ujian meliputi pengetahuan di bidang pemerintahan dan pemerintahan kampung, peraturan perundang-undangan, teknologi informatika, logika penghitungan numerik, organisasi dan manajemen kepemimpinan.

b. Tim P3K dapat meminta fasilitasi penyusunan materi ujian tertulis kepada Camat, SKPD yang membidangi Pemerintahan Kampung, Perguruan Tinggi atau lembaga resmi lainnya yang profesional dalam seleksi sumber daya manusia.

c. Calon Perangkat Kampung dinyatakan lulus seleksi tes tertulis apabila masuk ranking 2 (dua) besar.

d. Tim P3K menetapkan calon perangkat kampung yang lulus ujian tertulis dengan Keputusan Tim P3K.

Setelah Tim P3K menetapkan Calon Perangkat Kampung yang lulus ujian, maka Tim P3K menyampaikan laporan dengan mekanisme antara lain :

1) Melaporkan mengenai hasil seleksi Perangkat Kampung kepada Kepala Kampung.

2) Kepala Kampung mengkonsultasikan secara tertulis hasil penjaringan dan penyaringan Bakal Calon kepada Camat, Rekomendasi tertulis dari Camat terhadap hasil penjaringan dan penyaringan Calon Perangkat Kampung dengan mempertimbangkan kesesuaian persyaratan masing-masing Calon Perangkat kampung serta kesesuaian    setiap tahapan pengangkatan.

3) Penerbitan Keputusan Kepala Kampung tentang Pengangkatan Perangkat Kampung.

4) Pengucapan sumpah/janji.

Khusus terkait dengan adanya Guru Honorer Tenaga Sukarela mengikuti proses penyaringan tersebut, tidak ada larangan sepanjang yang bersangkutan memenuhi persyaratan umum seperti pendidikan dan Usia, dan tidak menggagu tugas sebagai Perangkat Kampung yang bekerja mulai Pukul 07.30 sd 16.30 dari Hari Senin sd Jumat,  jadi jika ybs mengajar di hari libur saya kira tidak masalah demi untuk mendidik anak anak bangsa*,

bahkan menurut Camat Waytuba, jika ybs lulus dalam mengikuti seleksi sebagai Aparatur Kampung siap mengundurkan diri sebagai Guru TKS.

Seperti saya sampaikan di atas *jangankan Guru Honorer TKS,  Pegawai Negeri Sipil pun dapat mengikuti proses penyaringan sebagai Perangkat Kampung dengan catatan yang bersangkutan mendapatkan izin dari Pejabat Pembina Kepegawaian*.

“Demikian tanggapan yang dapat kami sampaikan terimakasih,” ujar Kadis PMK Kabupaten Way Kanan  Ixuan Ahmadi Kemaren.

(TIM)

BERITA SEBELUMNYA : PWI Way Kanan Soroti Proses Penjaringan Calon Kepala Kampung Bandar Sari oleh Panitia Pemilihan 

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini