LAMSEL – Pembangunan Bantuan Sumur Bor air bersih yang berada di RT 03 RW 01 Desa Ketapang Kecamatan Ketapang Kabupaten Lampung Selatan tanpa keterangan Plang Proyek.
Terkesan, Banyak spekulasi liar di Masyarakat bahwa Proyek tersebut memang ada unsur di sengaja ditutup-tutupi oleh pihak rekanan dan pihak desa dengan tidak memasang plang Proyek pekerjaan sehingga masyarakat tidak mengetahui sumber dananya dari mana, ketapang 23/04/2021.
Ujang Saputra, RT setempat membenarkan bahwa ada Proyek Sumur Bor Air bersih di lingkungannya, namun ia sendiri tidak mengetahui Pasti sumber Dananya dari mana.
“Yang saya ketahui awalnya, pembangunan bor itu tadinya akan di bangun di Rt 01 Rw 01 karna di situ sudah ada bor ahirnya di pinda ke Rt 03 pada saat itu konsultannya pun turun lokasi dan koordinasi langsung dengan Kepala Desa ahirnya di tempatkan di lahan are Masjid RT 03 Dusun 01. Pekerjaan itu dimulai sebelum bulan puasa, tanggalnya saya lupa,” Terang Rt
Kepal Desa Ketapang Hamsin, saat di konfirmasi di ruang kerjanya prihal adanya Proyek Sumur bor Air bersih untuk warga tersebut, ia tidak menampik ketiadaan plang proyek pekerjaan tersebut menurutnya ia sudah memperingati agar sesegera mungkin plang Proyek tersebut di pasang.
“Kalau tidak salah nama pihak Rekana itu Duta Karya dan pengawasnya Pak Rahman dari Bandar Lampung Saya belum pernah jumpa, tapi dia pengawasnya yang bertanggung jawab.Kita cuma ngesup material pasir dan batunya.Untuk Tanaga ahli dari sana,sedangkan untuk tenaga kerja lapangan dari desa kita,” Ucapnya kades.
Sedangkan untuk tanahya Sendiri adalah tanah hibah yang masih satu dengan lahan masjid di tempat itu Namun ia mengatakan tanah tersebut belum sertifikat.
“Saya juga menunggu pengawasannya turun ke lokasi untuk menyelesaikan Pekerjaan dan mengecek kwalitas air tersebut apakah sudah layak di konsumsi atau belum, karna katanya bantuan air bersih yang bisa langsung di konsumsi masyarakat jangan sampai tidak sesuai dengan petunjuk teknis,” Tutup kades Hamsin.
awak media ini mencoba mengkonfirmasi Rahman selaku Pengawas dan Penanggung jawab Proyek Bantuan air bersih yang tak jelas itu melalui chat dan telpon Whatshap masuk tapi tidak di respon. ( Irul )






