LAMPUNG SELATAN – Proyek pekerjaan rehabilitas sarana dan prasarana jiat perpipaan di Kecamatan Sragi Kabupaten Lampung Selatan diduga dikerjakan tidak transparan dan terkesan asal jadi.
Betapa tidak, bangunan perumahan (tempat) mesin penyedot air oleh pihak rekanan hanya dilakukan rehab ringan dibagian atap dan lantai, tidak menyeluruh dilakukan.

Bahkan, untuk menutupi jumlah anggaran, meski telah dipasang plamg proyek namun jumlah anggaran dan CV atau PT yang mengerjakan tidak ditulis dalam papan nama proyek.
Sehingga banyak asumsi masyarakat pihak tidak transfaran dan terkesan disembunyikan atau takut diketahui siapa dan berapa anggaran yang sedang dikerjakan tersebut.

Berdasarkan pantauan dilapangan, papan proyek yang dipasang terlihat hanya ada nama proyek daerah pengerjaan, sumber dana dan tahun anggaran, tanggal dan nomor kontrak, jangka waktu pengerjaan serta jenis pekerjaan. Untuk CV dan nominal tidak ada.

Dalam proses pengerjaan pihak rekanan hanya melakukan pengurasan sumur bor yang ada, tidak ada pembuatan sumur bor atau membuat sumur bor baru.
Ketika tim media menanyakan kepada para pekerja dilapangan terkesan menutup-nutupi siapa pemilik pekerjaan tersebut. Bahkan ketika ditanya apakah para pekerja melakukan secara borongan atau kerja harian, sayangnya mereka tidak tau.
“Kami hanya pekerja dan belum tau bagaiman upahnya, kami hanya disuruh kerja,” cetus sqlah satu pekerja dilokasi.
Sementara itu, petugas lapangan ketika dikonfirmasi terkait tidak dipasangnya jumlah anggaran dan nama perusahaanya pihaknya tidak mengetahui pasti, namun tim media disarankan untuk mengkonfirmasi keatasannya yakni pak Robi.
“Waduh kalau itu, coba tanyakan langsung ke pak Robi, kalau saya tidak tau masalah itu, saya hanya tekhnis dilapangan untuk pekerjaan aja untuk pembangunan segala macam. Kalau saya hanya orang lapangannya yang mengawasi hasil kerjaan,” katanya.(irul)






