Beranda Tulang Bawang Tulang Bawang Barat Puskemas Mulya Asri Akan Bakar 11 Katong Plastik Besar Berisi Obat Penambah...

Puskemas Mulya Asri Akan Bakar 11 Katong Plastik Besar Berisi Obat Penambah Darah Ibu Hamil

1213
0

 

Lampung.sumselnews.co.id
Tulang Bawang Barat – UPTD Puskesmas Poned Rawat Inap Mulya Asri Kecamatan Tulang Bawang Tengah Kabupaten Tulang Bawang Barat akan melakukan pembakaran terhadap sejumlah jenis obat yang sudah kadaluarsa. Jumat (13/08/2021)

Dari hasil temuan di lokasi Puskemas tersebut ditemukan 11 (Sebelas) kantung pelastik besar berisikan ribuan tablet obat, Menurut keterangan Yoga Petugas Kesling di UPTD Puskesmas Poned Rawat Inap Mulya Asri tersebut Obat-obatan yang sudah kadaluarsa itu ada di bakar.

“Ini untuk sementara kita taruh di sini dulu dan nanti akan kita bakar.” Ucapnya kepada Wartawan Lampung.sumselnews.

Yoga menuturkan obat-obat yang sudah kadaluarsa tersebut sengaja dikeluarkan dari gudang obat kadaluarsa pantaran kapasitas di dalam gudang tersebut sudah penuh, Sehingga obat itu dimasukkan ke dalam kantong plastik.

“Ini inisiatif kita sendiri dan juga dengan pimpinan yang lama saya sudah izin tapi ini kita taruh di sini dulu karena kita lagi nunggu waktu untuk membakar nya.” Ucap dia.

Sementara saat di singgung mengenai proses pengembalian obat yang sudah expired ke Dinas Kesehatan melalui gudang farmasi Yoga menuturkan bahwa dirinya tidak mengetahui itu lantaran dirinya baru bekerja di Puskesmas tersebut.

“Nah kalau itu saya nggak tahu saya juga di sini masih baru, Coba tanya sama Suri Kesling yang lama” Elaknya.

Yoga menyebutkan selain 11 bungkus tersebut masih terdapat juga beberapa obat-obatan yang expired di Gudang obat, Hingga berita ini di terbitkan belum ada keterangan pasti dari Kepala UPTD Puskesmas Poned Rawat Inap Mulya Asri, Kepala Dinas Kesehatan, dan kepala Gudang Farmasi mengenai proses dan prosedur Mengenai pemusnahan dan pengembalian obat kadaluarsa. (Yoga)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini