TUBABA, Lampung.sumselnews.co.id–Menindak lanjuti pemberitaan sebelumnya, dari hasil kroscek konsultan pengawas Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Cipta Karya, Provinsi Lampung temukan kecurangan pihak rekanan CV Bintang Merah Khatulistiwa pelaksana proyek Peningkatan perbaikan jalan lingkungan makam keramat Tiyuh/Desa Karta Kecamatan Tulang Bawang Udik (TBU) Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba) menggunakan material batu kotor bercampur tanah.

Dikatakan Julfan, konsultan pengawas Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Cipta Karya, Provinsi Lampung, setelah dirinya mendapatkan informasi pemberitaan dari beberapa media online bahwa proyek peningkatan perbaikan jalan lingkungan makam Keramat Tiyuh-desa Karta Kecamatan Tulang Bawang Udik (TBU) kabupaten Tubaba diprotes warga.

“Setelah kita mendapatkan informasi proyek tersebut diprotes warga saya dan didampingi oleh rekan saya telah menjadwalkan pada hari ini kami harus sudah tiba dilokasi proyek peningkatan jalan dari lapisan penetrasi (lapen) ke lapisan tipis aspal pasir (latasir) Tiyuh Karta untuk melihat langsung kondisi material yang digunakan pihak rekanan,” tuturnya.
Menurut Julfan konsultan pengawas pada proyek tersebut dari hasil peninjauan dilokasi proyek yang menelan anggaran dana sebesar Rp296.562.000, menemukan kecurangan.
“Kita menemukan ada kecurangan pihak rekanan mengunakan material batu kotor bercampur tanah,” ujarnya.
“Meski proyek tersebut yang saat ini masih tahap pengerja’an, kita menegaskan kepada pihak rekanan dapat mengerjakan proyek itu mengutamakan kualitas mutu pekerjaan agar dikemudian hari proyek itu dapat bertahan lama dan bermanfaat bagi masyarakat luas wabil khusus para pesiarah ke makam keramat tersebut,”pintanya.
Seusai meninjau proyek tersebut Julfan menyempatkan dirinya menyambangi sejumlah masyarakat dan pengurus di makam keramat tiyuh karta untuk mendengarkan beberapa pertanyaan yang diajukan oleh warga sekitar.
“Saya pihak Konsultan pengawas minta maaf baru hari ini bisa hadir, bersama pihak dinas Mahput dengan pihak rekanan Jasudin. Jami sudah tegaskan kepihak rekanan agar memperbaiki atau di ganti batunya karena batu yang ada tidak standar.
“Atas temuan ini akan kami laporkan kepada atasan kami, kemudian dalam waktu dekat ini kami pihak Konsultan akan melayangkan surat teguran kepada pihak kontraktor rekanan.
“Sudah menjadi tugas kami untuk melakukan pengawasan jika tidak sesuai kami akan melayangkan surat teguran. Agar peningkatan jalan ini bisa sesuai seperti yang kita harapkan. “tandasnya. ( Madi us).
Berita sebelumnya : Dugaan Pekerjaan Jalan Makam Keramat Tak Sesuai, Begini Komentar Kuncen Tiyuh Karta
Baca juga: Oknum Wartawan Tubaba Akui Main Proyek, Warga Marah Pekerjaan Diduga Asal Jadi
BACA JUGA : Proyek PUPR Provinsi Lampung di Tiyuh Karya Dikeluhkan Warga dan Pemerintah Tiyuh
BACA JUGA : Dugaan Proyek Siluman Ditanggapi Beragam Warga






