Beranda DPRD Ketua Komisi Tiga Beserta Angota Kecewa Kualitas Pembanguan Gedung SMP N 1...

Ketua Komisi Tiga Beserta Angota Kecewa Kualitas Pembanguan Gedung SMP N 1 Palas dan Rabat Beton Marga Sari Tak Sesuai RAB

812
0

LAMPUNG SELATAN  http://Lampung.sumselnews.co.id  | adanya laporan masyarakat dan pemberitaan yang ada di media cetak dan online, ketua beserta anggota komisi III DPRD Lam Sel sidak pekerjaan pembangunan infrastruktur serta pembangunan gedung sekolah yang ada di Kabupaten Lampung Selatan. 11/01/2022

pembangunan yang bernilai milyaran rupiah ini yang di kucurkan dari dana APBD Lam-Sel di nilai oleh ketua komisi III dan anggota tidak berkwalitas serta tidak maxsimal yang kekuatannya tidak akan bertahan lama.

Pasalnya pembangunan yang banyak kejanggalan-kejanggalan dan tidak sesuai dengan dengan Rencana Anggaran Biaya (RAB).

Baru selesai di Provisional Hand Over (PHO) pekerjaan gedung sekolah SMPN 1 Palas kayu yang di gunakan sudah keluar serbuk atau bukan kayu yang berkwalitas.

Begitu juga dengan rabat beton yang di desa Mandala Sari sudah retak dan pecah, serta drainase yang berada di desa Kedaung kecamatan Sragi sudah mulai pecah dan rontok.

Adapun pekerjaan yang di sidak antara lain pembangunan gedung sekolah SMPN 1 yang ada di kecamatan Palas, pembangunan infrastruktur jalan hotmix dan jalan rabat beton yang ada di Margasari serta pembangunan drainase di Kecamatan Sragi.

Ketua komisi III DPRD Lam-Sel Rosdiana mengatakan,Rehab gedung sekolahan SMPN 1 dan juga drainase yang ada di Kedaung Kecamatan Sragi beserta pembangunan jalan hotmix dan rabat beton yang ada di Desa Mandalasari.

Rosdiana ketua dari Komisi III DPRD Kabupaten Lampung Selatan beserta anggotanya,Suhar Pujianto,jinggis Khan,Haikal, Deden alindo,Didi maryanto,serta M Kitas secara serentak meninjau dan turun langsung ke lokasi pekerjaan,Kali ini kami mengunjungi sekolah, Rehab sekolah SMPN 1 yang ada di kecamatan Palas.

Komisi III menilai itu tidak sesuai dan tidak berkwalitas,dari kayu saja sudah keluar bubuknya nya,Dan kami juga melihat dinding sudah kelihatan retak di bagian gedung yang direhab. Keramik mushola juga sudah pecah dan tidak ada perbaikan dari pihak rekanan janjinya akan di perbaiki nyatannya tidak ada sampai sekarang.

Kami harap kepada pihak rekanan agar segera diperbaiki murid-murid sekolah sekarang sudah mulai tatap muka,jadi kasihan anak – anak kena dampak debu dari kayu menjadi tidak sehat.cetusnya

Selanjutnya pembangunan drainase yang panjangnya 470 M kita sudah sama-sama melihat bentuk pembangunannya yang tidak berkualitas dan kami minta kepada dinas terkait dan rekanan agar segera di perbaiki.

Lanjutnya”pemerintah sudah menyiapkan anggaran untuk pembangunan akan tetapi setelah di bangunkan hasilnya tidak berkualitas alias tidak memuaskan masyarakat setempat.

Kami dari Komisi III sudah turun ke lokasi,kamipun akan panggil pihak rekanan dan dinas terkait apabila sudah Rapat Dengar Pandapat (RDP) nanti,kami juga akan kasih sanksi kepada pihak rekanan supaya kedepannya tidak lagi di berikan pekerjaan.

Sebab hal ini bukan saja masyarakat yang di rugikan akan tetapi pemerintahpun ikut di rugikan khususnya.tegasnya.( Irul )

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini