Beranda Tulang Bawang Tulang Bawang Barat BLT DD Tiyuh Gunung Malai Dinilai Masyarakat Tebang Pilih, Ini Jawaban Kepala...

BLT DD Tiyuh Gunung Malai Dinilai Masyarakat Tebang Pilih, Ini Jawaban Kepala Tiyuh

691
0

TULANG BAWANG BARAT Lampung.sumselnews.co.id | Penyaluran bantuan langsung tunai (BLT) yang bersumber dari dana Desa (DD) di Desa Tiyuh Gunung Malai Kecamatan Tulangbawang Udik (TBU) Kabupaten TulangBawang Barat (TUBABA) Provinsi Lampung, diduga tebang Pilih tidak tepat sasaran, dalam realisasikan BLT-DD anggaran tahun 2022. Kepalo Tiyuh katakan itu sudah sesuai.

Diketahui Penggunaan Dana-Desa (DD) Tahun Anggaran (TA) 2022 sebesar 40 persen untuk program penyaluran Bantuan Langsung Tunai (BLT) Desa, adalah salah satu program pemerintah pusat yang dijalankan melalui Kementerian Desa Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (PDTT).

Ada kalimat 40 persen, tetapi tidak berarti serta merta harus diada-adakan (penerima BLT-DD). Tapi semangatnya adalah tidak boleh ada lagi warga desa yang masih punya hak untuk menerima jaring pengaman sosial tetapi tidak menerima.

Diperuntukkan untuk warga desa
yang terdampak wabah penyakit Covid-19, atau varian baru Omicron tentu dari hal itu diharapkan tepat sasaran dan bermanfaat bagi sang penerima pada, Sabtu (30/4/2022).

Namun dalam pelaksanaan di lapangan masih ada pendataan dan verifikasi yang tidak sesuai, warga miskin yang benar-benar sangat membutuhkan bantuan tidak tersentuh. tak sesuai kriteria dalam pembagian Bantuan Langsung Tunai (BLT).

Hal tersebut mencuat setelah beberapa warga membeberkan, tentang keluh kesah yang mereka rasakan dari pembagian BLT-DD yang di salurkan Pemerintah Tiyuh kepada 93 Keluarga Penerima Manfaat (KPM), tak sedikit wargapun merasa kecewa atas aksi tebang pilih tersebut.

Menurut salah seorang warga Tiyuh Gunung Katun Malai, Satria (30) tahun sudah berkeluarga, mengaku dari keluarga tidak mampu katagori miskin, sampaikan rasa kecewanya kepada pemerintah tiyuh setempat karna sama sekali tidak mendapatkan bantuan dari pemerintah pusat maupun pemerintah daerah, seperti BPNT ataupun PKH.

“Saya kecewa kenapa tidak mendapatkan BLT-DD. Kami terbilang dari keluarga miskin, rumah saja numpang, sejengkal tanah pun tidak punya tempat usaha, tetapi saya tidak mendapatkan BLT-DD. Saya nilai pembagian BLT-DD tebang pilih dan kesannya tidak tepat sasaran,” ratapnya Satria.

Lanjutnya pria yang sehari-harinya bekerja sebagai buruh harian upahan deres penyadap karet milik warga lain menyatakan, bahwa ia tidak protes jika bantuan tersebut diberikan kepada warga yang lebih layak menerima, dan ekonominya dibawah lebih miskin daripadanya.

“Kami masyarakat asal kelahiran Bupati TUBABA, yang tinggal menetap hanya bersebelahan tiyuh, mejadi bagian di Rukun Tetangga (RT) dan Rukun Warga (RW) 001 / 006 tepatnya di wilayah Tiyuh Gunung Katun Malai Kecamatan TBU Kabupaten (TUBABA),” terangnya.

Harapannya, “harus adil jangan milih-milih orang gitu, pilihlah dari dasar yang betul-betul layak menerima bantuan BLT-DD.” pungkasnya kembali.

Hal yang sama dirasakan oleh Ismail (50) tahun warga tiyuh setempat, juga merupakan salah seorang masyarakat kelahiran asal Tiyuh Karta mengatakan, warga yang tergolong ekonomi miskin dilihat dari sudut pandang yang mana dimaksud mereka, sehingga layak mendapatkan bantuan BLT-DD.

“Saya rasakan sendiri, dan bisa dilihat langsung, rasa-rasanya ekonomi keluarga saya ini sudah yang paling miskin tetapi kenyataan terjadi ada yang lebih miskin, dalam mengartikannya,”tuturnya.

Lajutnya ia mengatakan, bahwa tidak pernah tersentuh bantuan dari pemerintah pusat atau daerah, tahun 2022 ini, juga tidak mendapatkan BLT-DD dari pemerintah tiyuh.

“Saya menetap dan memiliki Kartu Keluarga (KK), Kartu Tanda Penduduk (KTP) seumur hidup sesuai alamat di Tiyuh Gunung Katun Malai, selain dari tanah yang menempel di sendal ketika saya menginjakkan kaki di jalanan, tidak ada tanah tempat berusaha atau usaha lainnya.” terangnya, Ismail melalui sambungan telepon seluler kepada awak media pada, Sabtu siang (30/4/2022).

Sementara Kepalo Tiyuh Gunung Katun Malai, Saidan saat di hubungi wartawan media melalui sambungan telepon seluler beberapa hari terakhir mengatakan, bahwa sudah sesuai karna melalui proses penjaringan para aparatur tiyuhnya.

“Penerima BLT-DD sudah sesuai sebelumnya sudah dilakukan seleksi oleh RK, Aparatur tiyuh dengan mengutamakan lansia, lumpuh dan tidak mendapatkan bantuan lain,” elaknya.

Selanjutnya ia menambahkan, bagi masyarakat yang tidak mendapatkan BLT-DD bearti dia sudah mendapatkan bantuan yang lain dan untuk penerima BLT-DD tahun 2022, maka ditahun berikutnya tidak akan mendapatkan BLT kembali.

“Karena akan dilakukan pergantian kepada masyarakat lainnya. Jika kedepan masih ada BLT-DD nanti kita upayakan untuk mereka yang belum menerima bantuan, secara bergantian,” tambahnya, Saidan kepalo Tiyuh Gunung Katun Malai kepada awak media pada, Selasa kemarin (19/4/2022). (Madi)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini