LAMSEL http://Lampung.sumselnews.co.id| Acara sholat udul Fitri 1443 H yang dilaksanakan di halaman Masjid Muhammadiyah bertempat di alamat Desa Palas Pasemah RT 01 RW 01 Kecamatan Palas Kabupaten Lampung Selatan, 02/05/2022.
…Allahuakbar, Allahuakbar, Allahuakbar walillah’ilhamdu…
Disampaikan Ustadz Nuzula Apriawan, S.Pd., M.Pd, bahwa perlu dingat didalam merayakan hari kemenangan Idul fitri sebagai catatan dan perlu diingat dalam mengumandangkan takbir, diakhir mengucapkan, itu bukan walillahilam saja ,tapi walillahilhamdu’ yang artinya Allah maha besar tidak ada tuhan selain Allah dan hanya milik Allah segala pujian.


Dalam khutbahnya, ada beberapa catatan yang dijelaskannya, bahwa meskipun kita dalam keadaan gembira dengan telah diselesaikanya semua ritual ibadah dibulan suci ramadhan dibingaki dengan takbir, Tahlil dan Tahmid artinya, kebahagiaan kita dibingkai dengan ketaatan kepada Allah SWT.

Bukan sebaliknya kebahagian itu dibingkai dengan kemaksiatan dan pelanggaran dan didalam kalimat yang maha agung ada kalimat ‘lailahaillallohuallohuakbar’ ini adalah kalimat katauhidan yang tinggi tidak ada tuhan yang patut disembah selain Allah SWT.
Sembahlah Allah SWT semata dan janganlah kamu mensekutukan
Allah SWT dengan sesuatu apapun.
“Ini ancaman keras bagi kita selaku umat muslim bahwasanya, kita dilarang keras menyekutukan Allah SWT, sungguh kita luar biasa, jika kita bisa memahami maknanya, maka setelah takbir, tahlil seharusnya, tidak diiringi dengan kemaksiatan kemaksiatan yang dilarang oleh Allah SWT,” ucap Ustadz Nuzula saat khotbah nya.
Lanjut ustadz Nuzula dalam poin ke dua bahwa kita melaksanakan ibadah dengan tutunnan Rasulullah SAW. Itu tercermin dengan kita membayar zakat, kita melaksanakan Zakat itu diberikan sebelum sholat Ied.
Rasulullah bersabda “Barang siapa yang membayarkan zakat sebelum sholat idul Fitri dikerjakan maka sah tapi apabila ia membayarkan zakatnya setelah sholat ied diberikan terhitung sebagai sodakoh”.
Ke tiga tidak lupa dengan mengucapkan rasa syukur atas nikmat yang Allah SWT berikan sehingga kita dapat melaksanakan satu bulan penuh ibadah dibulan suci ramadhan.
Kemudian nikmat lain yang Allah berikan saat ini, lanjut Khotib, yaitu covid19 Alhamdulillah sudah turun sehingga sodara sodara kita perantau bisa mudik kumpul bersama keluarga.
“Ini merupakan suatu nikmat yamg Allah berikan kepada kita sehingganya kita harus selalu bersyukur kepada Allah SWT,” ucapnya.
lebih lanjut, disampaikan nya, syukur itu diwujudkan dengan ketaatan kepada Allah SWT, walaupun kita diberikan nikmat yang banyak melimpah sekalipun kita wajib berinfak dijalan Allah SWT.
Allah berfirman,
“Wahai manusia dan jika kamu menghitung nikmat Allah, maka kamu tidak akan bisa membandingkannya, sesungguhnya Allah maha pengasih dan maha penyayang maka syukur atto’ah bersyukur dalam taat”. Walupun dengan taat itu belum sebanding dengan nikmat yang Allah berikan.
Bertaqwa kepada Allah SWT diwujudkan dengan kita beribadah dan jagalah sholat lima waktu, taat kepada perintah Allah dan rasul rasulnya.
Dan wahai ibu ibu taatilah suamimu, wahai muslimah taatilah kedua orang tuamu, selagi mereka memerintahkan jalan kepada jalan yang diperintahkan oleh Allah dan rasulnya, pergaulilah mereka dengan tutur kata yang baik kepada orang tua dan kepada suamimu.
Wahai ibu ibu ketahuilah, Rasulullah pernah bersabda jika seandainya manusia ini perlu bersujud maka kuperintahkan wanita untuk kepada suamimu selagi suamimu mentaati Allah dan rasulnya.
Jagalah auratmu, pakailah jilbab yang sesuai dengan ketentuan Allah SWT dan rasulnya, jangan lupa wahai muslimah kakimu adalah auratmu tutuplah auratmu dimanapun engkau berada kecuali, didalam rumah atau mahrom mahrommu.
Rasullullah bersabda,
“Tidaklah ada sepeninggalku ujian atau cobaan yang lebih besar bahayanya bagi laki laki dari pada ujian atau cobaan wanita, jagalah kehormatan diri anda jauhilah oleh anda pintu pintu perzinahan sesungguhnya, perbuatan zina itu perbuatan yang keji dan sangat amat buruk” Qur’an surat al isra’ ayat 32.
Semoga khutbah Idul fitri ini menjadi pembelajaran bagi diri kita, semoga bisa kita amalkan bagi diri kita dan keluarga semoga amal ibadah kita diterima oleh Allah SWT, semoga dosa dosa kita diampuni, semoga kita mendapatkan bukan hanya taqwa tetapi mendapatkan lailtultaqwa yang hakiki.
Sementara itu, sebelum pelaksanaan sholat eid ketua Ranting Muhammadiyah Palas Pasemah Nusyirwan menghimbau kepada seluruh anggota Muhammadiyah agar lebih aktif lagi dalam membangun organisasi Muhammadiyah dan meningkatkan iman dan Taqwa.
Suharmi






