TULANG BAWANG BARAT Lampung.sumselnews.co.id | Masyarakat Tiyuh Karta Kecamatan Tulang bawang Udik (TBU) Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba) Provinsi Lampung, direndung resah dan mengeluh. Pasalnya, mobil truk fuso yang berkapasitas muatan melebihi batas Ke PT. Berjaya Tapioka Indonesia (BTI) berlokasi di tiyuh setempat, semau-maunya seolah-olah jalan Kabupaten Tubaba milik mereka sendiri, sedangkan CSR belum jelas realisasinya ke masyarakat sekitar.

Hampir semua warga Desa Tiyuh Karta dan warga desa, tetangga setempat mengatakan dan mengeluhkan kondisi jalan Tiyuhnya yang rusak, mulanya kondisi jalan baik-baik saja namun semenjak maraknya Truk-Truk bemuatan Singkong yang menyebabkan jalan lintas tiyuh kondisinya menjadi rusak.
Dikatakan beberapa masyarakat yang enggan disebutkan namanya salah satu berinisial (IT) 35 tahun,
akses jalan tiyuh yang selama ini digunakan masyarakat kondisinya rusak dan bergelombang serta berlubang lubang akibat mobil truk bermuatan singkong ke PT. Berjaya Tapioka Indonesia (BTI).
“Malah hari ini, ditambah mereka menggunakan kendaraan mobil Truk Fuso yang berkapasitas muatan melebihi batas kemampuan jalan Desa-Tiyuh,” ujarnya kepada wartawan, Selasa (17/5/22).
Saat wartawan media Lampung.sumselnews.co.id
menyelusuri ke PT BTI tersebut, bahwa benar adanya terlihat enam unit mobil truk Fuso berbuat singkong.
Santo, salah seorang sekuriti PT BTI mengatakan, sudah mulai kemarin menggunakan kendaraan mobil Fuso bermuatan singkong dari pabrik di Kedaton kabupaten Lampung Timur, yang masih satu cabang dengan PT BTI tersebut.
“Karna pabrik yang di Kedaton masih dalam perbaikan mesin, terpaksa kita bawa kesini,” ungkapnya Santo kepada wartawan media pada, Selasa (17/5/22) kemarin.
Hal senada dengan yang dikatakan Suhendra salah satu perwakilan perusahaan PT BTI bahwa, ini hanya sementara mengunakan mobil truk Fuso.
“Hari ini juga sudah memakai truk biasa. Singkong numpuk dipabrik Lampung Timur dikarenakan pabrik servis belum selesai takut singkongnya busuk,” terang Suhendra kepada wartawan, melalui pesan singkat WhatsApp pada, Selasa (17/5/22). (Madi)






