TULANGBAWANG BARAT Lampung.sumselnews.co.id |
Salah seorang lanjut usia buruh harian upahan tebang tebu di PT Sweet Indolampung (SIL) warga asal Tiyuh Kagungan Ratu RK VII, Kecamatan Tulang Bawang Udik (TBU) Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba) provinsi Lampung menjadi bulan-bulanan publik setelah apa yang dialaminya viral di jejaring media sosial Facebook dan di Grup-grup WhatsApp terima gaji uang mainan dalam pecahan Rp100.000 dan Rp50.000.
Kakek yang diketahui bernama Sunardi. Uang yang dia terima itu untuk upah bekerja selama 11 hari. uang mainan tersebut nyaris persis dengan uang kertas yang asli.
Uang palsu tersebut terungkap saat Sunadri belanja di Pasar Moderen Pulung Kencana, Kecamatan Tulang bawang Tengah (TBT) Kabupaten setempat.
Hingga akhirnya pihak kepolisian ikut turun tangan dan membantu mempertemukan pihak mandor dengan Sunardi.
Pihak mandor yang bertanggung jawab atas pembayaran upah jasa langsung mendatangi kediaman Kakek Sunardi untuk meluruskan permasalahannya.
Mandor yang tak diungkap namanya tersebut mengaku lalai lantaran tidak menyadari sudah memberikan uang mainan yang disiapkan anaknya. Menyadari kecerobohannya tersebut, sang mandor langsung mengganti upah jasa kakek Sunardi dengan uang asli sebesar Rp. 470.000.
Sementara itu, kedua belah pihak juga sepakat untuk berdamai lantaran peristiwa tersebut dianggap sebagai keteledoran semata. Masalah juga dianggap selesai secara kekeluargaan.
Meski begitu.
” Saya minta bayaran terhadap mandornya kontrak kerja di Indolampung orang Simpang PU Jumari apa Jumirin kalau gak salah, kebetulan dia masih main sama anak apa sama cucunya itu, langsung ngasih duit mainan itu kesaya, udah saya datengin, udah-udah, di pulangin, udah beres dia sudah meminta maaf dan mandor tersebut tidak ingat bahwa uang mainan yang diberikan adalah milik anaknya,”
ungkap kakek Sunardi kepada wartawan media dalam bahasa Suku jawa pada, Senin (20/6/22).
Kisah kakek Sunardi viral ini pun membuat banyak kecaman warganet. Publik ternyata dibuat tidak puas dengan konflik yang berakhir damai tersebut. Pasalnya alasan kelalaian sang mandor dianggap terlalu mencurigakan.
“Laporin itu penipuan dan pemalsuan, yang sabar ya mbah semoga orangnya cepet tertangkap”kata wargaNet.
Tenang aja tetep ga bisa kabur dr balasan Allah kok, tinggal tunggu aja,” kata warganet.
” Ya ALLAH mudahkanlah rezeki bapak ini…… Amin”
“Ya Alloh koq tega sma orang udah tua gitu”
” Semoga dapat keadilan buat mbahnya” Aamiin.
” Postingan ini sudah di share lebih dari seribu orang, apa iya akan dibiarkan begitu saja, atau sedang dalam proses gerak cepat aparat…!!! Penipuan & uang palsu lagi…dua kasus ini”cetus wargaNet.
” Logika aja masak mandor gak tau klu itu uang mainan, walaupun itu uang mainan anaknya😁😁😁 “komentar warganet.
” Polsek Tumijajar,
Polres Tulang bawang barat,
Kiranya bisa menelusuri kebenaran ini”
” Puncak kesuksesan sebuah Karir adalah dapat membantu orang yang kesusahan, jadi buat para rekan wartawan/jurnalis, LSM dan penegak hukum mohon di dampingi kakek ini mendapatkan haknya”
” Giliran udah viral aja keluarin deh alasan yang ga masuk akal komentar warganet. (Madi)






