Beranda Tulang Bawang Tulang Bawang Barat Program Ketahanan Pagan Guna Bantu Ekonomi Masyarakat, 20% DD Tiyuh Pulung Kencana...

Program Ketahanan Pagan Guna Bantu Ekonomi Masyarakat, 20% DD Tiyuh Pulung Kencana Tubaba Telah Direalisasikan

536
0

TULANG BAWANG BARAT Lampung.sumselnews.co.id | Pemerintah Tiyuh Pulung Kencana Kecamatan Tulangbawang Tengah (TBT) Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba) Provinsi Lampung telah realisasikan 20% Dana Desa (DD) program ketahanan pangan nabati dan hewani guna membantu ekonomi masyarakat Tahun Anggaran (TA) 2022.

Dikatakan Hendarwan Kepalo Tiyuh Pulung Kencana Program tersebut sesuai perintah Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 104 tahun 2021 Tentang Rincian Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara tahun 2022.

“Untuk program ketahanan pangan sebagai langkah pemulihan ekonomi masyarakat yang terdampak pandemi Covid-19″ ungkap Hendrawan saat ditemui awak media diruang kerjanya pada, Sabtu (18/6/22).

Lanjutnya menindak lanjuti taat perintah undang-undang tersebut mengamanatkan serta mewajibkan setiap (desa) tiyuh agar menganggarkan dari DD 20%. Adapun wujud ketahanan pangan yang dilakukan yakni.

” Kita budidaya ikan lele sangkuriang dan kambing tapi
Khusus budidaya ikan lele, kita berikan bantuan terpal dan jaminan pakan hingga panen” cetusnya.

Menurut Hendarwan Budidaya ikan lele tersebut diberikan kepada sepuluh (10) kelompok, sedangkan untuk kambing disediakan sebanyak 50 ekor dan sudah diberikan secara perorangan kepada masyarat.

” Untuk kambing, setiap warga yang menerima kita berikan masing-masing satu ekor sementara untuk budidaya ikan lele tersebut sudah berjalan selama satu (1) bulan, dan akan di panen setelah berusia tiga (3) bulan nanti,”paparnya.

Dia juga mengutarakan Budidaya ikan lele tersebut pihaknya berharap dapat terus berkelanjutan dan terus dikembangkan sehingga dapat menopang ekonomi masyarakat di Tiyuh Pulung Kencana ini” ulasnya.

Untuk mendukung program ketahanan pangan tersebut Hendarwan membeberkan, pihaknya juga telah membangun gorong-gorong sepanjang 14 meter dan jembatan penghubung jalan usaha tani dengan lebar 4 meter.

“Sesuai dengan keinginan masyarakat mengusulkan untuk pendukung program ketahanan pagan tersebut kita juga merealisasikan pembangunan gorong-gorong dan jembatan, upaya memperlancar aktivitas petani khususnya dalam membawa hasil pertanian dari perkebunan mereka,” tuturnya

Sementara itu, salah satu ketua kelompok masyarakat budidaya ikan lele Basri (50), tiyuh setempat mengucapkan terima kasih kepada pemerintah Tiyuh Pulung Kencana atas program yang telah diberikan tersebut.

” Saya mewakili masyarakat sangat berterima kasih kepada bapak kepalo tiyuh Hendarwan yang telah memberikan solusi mengingat Program ini sangat membantu kami masyarakat yang kurang mampu di tengah keadaan ekonomi yang masih sulit seperti sekarang ini,’ pungkasnya. (Madi)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini