KABUPATEN TANGERANG | Silahturahmi awak media Sumselnews wilayah Provinsi Banten ke Bandara Budiarto disambut langsung oleh Kabandara Indra Gunawan beserta kaur humas Bandara Budiarto Nurmanita yang beralamat di Jl. Raya PLP Tromol Pos 1 08 – Curug, Desa Serdang Wetan Kecamatan Legok, Tangerang – Banten 15820, Jum’at 02/08/2024.
Dalam pertemuan tersebut, Indra Gunawan menjelaskan berbagai macam kegiatan membahas tentang Bandara Budiarto dengan wacana menjadi Bandara Komersial, Bandara Budiarto diharapkan bisa lebih berkembang kedepan dan lebih dikenal lagi oleh masyarakat khalayak ramai.
Menurutnya, Bandara Budiarto terdapat beberapa instansi yang dinaungi diantaranya UPBU Budiarto, PPIC, Balai Pendidikan dan Pelatihan Penerbangan Curug (BP3), Pusat pengembang SDM Perhubungan Udara, Airnav, Balai Besar Kalibrasi Fasilitas Penerbangan (BBKFP), serta satu instansi non Kementrian yaitu Badan Meteologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG).
“Kawasan Bandar Udara Budiarto terdapat juga beberapa sekolah swasta dan satu Sekolah Menengah Kejuruan dan sejak tahun 2014, Bandar Udara Budiarto digunakan juga untuk penunjang fasilitas perbaikan pesawat udara,” tutur Indra Gunawan.
Lebih lanjut dirinya menerangkan status pengunaan Bandar Udara Budiarto ditetapkan dalam Peraturan Menteri Perhubungan Republik Indonesia No PM 41 tahun 2014 tentang Organisasi dan Tata Kerja Kantor Unit Penyelenggara Bandar Udara Budiarto Sebagai Unit Pelaksana Teknis Derektorat Jenderal Perhubungan Udara dengan kharakteristik khusus sebagai Bandar Udara yang menyediakan prasarana penelitian dan pengembangan serta pendidikan dan pelatihan penerbangan.
Luas Bandara Budiarto 469,09 ha yang teletak di 5 desa kecamatan Curug dan Kecamatan Legok diantaranya Desa Palasari, Desa Serdang Wetan, Desa Rancagong, Desa Kemuning dan Desa Curug Wetan. Bandara Budiarto berada diketinggian 46 meter dari permukaan laut atau 141ft permukaan laut.
Bandar Udara Budiarto memiliki dua Runway saling menyilang yaitu Runway 12-30 dan Runway 22-04 yang dapat menopang beban pesawat udara jenis Boeing 737 -series, panjang runway 12-30 adalah 2000 meter dan lebar 45 meter, sementara runway 22-04 memiliki panjang 1600 meter dan lebar 45 meter jenis pesawat udara yang umum melakukan aktifitas di Bandar Udara Budiarto antara lain tobago, baron, cessna-172,
Seiring berkembangnya, pembangunan di wilayah Kabupaten Tangerang diharapkan adanya wacana Bandar Udara Budiarto menjadi Bandara Komersial dapat meningkatkan potensi ekonomi masyarakat di berbagai bidang usaha di Wilayah Kabupaten Tangerang, dengan di dukung infrastruktur pembangunan jalan tol, dengan pintu tol di Kecamatan Legok yang letaknya tidak jauh dari Bandar Udara Budiarto.
“Harapan kami dengan adanya Bandar Udara Budiarto menjadi Bandara komersial, bisa semakin dikenal masyarakat luas khususnya masyarakat Kabupaten Tangerang untuk menunjang aktifitas dalam menjalankan usaha,” tuturnya.
Menurutnya, secara letak sangat strategis karena di sekitar Bandar Udara Budiarto dekat dengan Kawasan Citra Raya, Gading Serpong, dan kawasan BSD, serta Paramount Petals. ini berpotensi menarik para investor dan terbukanya lapangan pekerjaan untuk masyarakat sekitarnya.
“Upaya upaya kreatif fenancial harus segera dikembangkan dengan cara melakukan kerja sama dengan pihak swasta dan membangkitkan SDM di lingkungan Bandar Udara Budiarto dan mendukung program program pemerintah pada peningkatan pendapatan negara,”kata Kabandara Bapak Indra Gunawan
Sementara itu diwaktu yang sama kaur Humas Bandara Budiarto Ibu Nurmanita menyampaikan ucapan terimakasih atas kedatangan tamu dari insan pers (media) dirinya menjelaskan selain Sekolah Pelatihan Penerbangan di Bandara Budiarto ini juga ada perbengkelan pesawat, yang sudah aktif dan kadang juga digunakan pelatihan terjun payung dari militer.
“Bandara Budiarto dengan senang hati apa bila ada sahabat dari wartawan berkunjung ke Bandara, karena disalah satu wilayah Bandara ini juga baik dikunjungi dan menambah wawasan ilmu pengetahuan tentang dunia penerbangan,” harapnya.
(Suharmi)







