KABUPATEN TANGERANG | Sekelompok gabungan Aliansi Curug yang terdiri dari Ormas LSM dan Awak media Soroti proyek Lippo yang sudah berjalan kurang lebih dari 6 bulan yang lalu di Desa Curug Wetan Kecamatan Curug Kabupaten Tangerang Banten, yang berpotensi merugikan pengguna jalan yang melintas, Rabu 09/10/2024.
Hal itu disampikan salah satu tokoh pemuda Curug di depan awak media Rabu Soreh sekitar pukul 16.40 WIB. Dirinya beranggapan kegiatan dari Proyek Lippo ini sangat merugikan masyarakat dan pengguna jalan, sebab sudah ada kendaraan roda 2 yang menjadi korban, oleh karna jalanan yang licin yang di sebabkan oleh tanah bekas galian yang ber ceceran di tengah jalan, bahkan itu sudah 3 kali terjadi selama Proyek Lippo ini berjalan.
“Dan yang ke 2 kita meminta pihak dari Lippo atau pihak manajemen Lippo me nunjukakan kepada kita Legal perizinannya (Semua) apakah sudah tuntas apakah masih proses. Sebab kita sudah datang mempertanyakan ke pihak Desa Curug wetan pihak dari desa hanya mengetahui ada pekerjaan jalan, bukan pemerataan tanah apalagi sampai ada Pembangunan pemagaran, ini baru batas desa yang kita datangi, bila belum ada penjelasan dari pihak Lippo maka kita akan melangkah ke Tigaraksa,” tuturnya tokoh pemuda yang minta di nama tidak disebutkan.
“Dan yang ke 3 kita meminta agar pihak dari Lippo menjelaskan Legalitas Solar yang kita temukan di lokasi pengerukan yang di duga BBM bersubsidi, selanjutnya dampak pada lingkungan dan juga meminta per tanggung jawaban pihak dari Lippo bagi pengguna jalan yang sudah di rugikan, Sebab kita tidak mau Proyek mikarta jawa barat terulang lagi di sini, sudah terkuak baru minta maaf,”tutupnya.
Sampai terbit berita ini, dan atas informasi ini, awak media masih terus menggali informasi lebih lanjut guna konfirmasi kepada pihak-pihak terkait.
(Suparta)






