Beranda BANTEN TANGERANG Para Pedagang Pasar Sentiong Hancur Hatinya, Pihak Koperasi “Kabur” Bawa Uang Nasabah...

Para Pedagang Pasar Sentiong Hancur Hatinya, Pihak Koperasi “Kabur” Bawa Uang Nasabah Hingga Miliyraan Rupiah 

1117
0

TANGERANG | Puluhan tahun menjadi nasabah Koperasi Jaya Abadi yang beralamat di Jalan Raya Kresek Perum Villa Balaraja Tangerang, kini ratusan pedagang Pasar Sentiong harus kecewa karena mengalami kerugian akibat pihak dari koperasi yang saat ini sudah tutup dan diduga melarikan uang para nasabah senilai Miliaran Rupiah.

Hal tersebut diketahui saat kami mencoba konfirmasi beberapa pihak nasabah yang merupakan para pedagang pasar Sentiong, Rabu 29/03/2023.

Dari data dan informasi yang kami terima, para nasabah Koperasi Jaya Abadi ini sudah menjadi nasabah sekitar 10 tahun, sehingga mereka (nasabah) sudah percaya hingga menyimpan uang mereka hingga ratusan juta per nasabah.

Disampaikan salah satu pedagang pasar Sentiong (Nasabah) Widya Ningsih bahwa dirinya merasa sangat kecewa dengan kejadian ini.

“Kami para nasabah merasa hancur hatinya, kami sudah 10 tahun jalan bersama Koperasi Jaya Abadi, namun tahun ini hancur karena pihak koperasi bisa dibilang kabur membawa tabungan kami,” ucapnya.

“Untuk saya pribadi tabungan saya sekitar 80 juta, dan untuk para pedagang lainnya sampai ratusan juta, kami berharap persoalan ini bisa diselesaikan secepatnya,” kata Widya.

Hal senada juga juga disampaikan Hamdani salah satu pemilik toko di pasar Sentiong, dirinya merasa kecewa karena tabungan yang selama ini ia simpan di Koperasi Jaya Abadi, kini raib di diduga bawa kabur pihak koperasi.

“Untuk tabungan kita ada dua sistem tabungan harian dan berjangka, ya sekitar 110 juta,” ucapnya sambil menunjukan kartu tabungan.

Sementara itu, para pedagang lainnya yang saat itu berkumpul di lokasi pasar untuk mendata para nasabah yang dirugikan pihak koperasi, menjelaskan pihak nasabah (korban) masih terus mendata kerugian atas kejadian tersebut, namun kerugian menurut mereka mencapai Miliaran Rupiah.

“Kerena untuk tabungan harian nya saja dari sekian ratus orang sudah hampir 2 Miliyar, belum tabungan berjangka nya,” ucap salah satu pedagang saat kami wawancarai.

Lanjut mereka, pihak nasabah (korban) akan melaporkan kejadian ini kepada pihak berwajib, namun masih mengumpulkan sejumlah bukti.

(SHR/Oman)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini