Beranda BANTEN SERANG Warga Karang Jetak, Desa Bolang Kabupaten Serang Diteror Bau Limbah B3

Warga Karang Jetak, Desa Bolang Kabupaten Serang Diteror Bau Limbah B3

1287
0

SERANG – Bau tak sedap dan menyengat kerap meneror warga Desa Bolang, Kecamatan Lebakwangi, Kabupaten Serang. Aroma tak enak dihirup itu diketahui berasal dari lokasi pengolahan Limbah di Kampung Karang Jetak RT 009, RW 002 Desa Bolang.

Dari pantauan Wartawan, lokasi pengolahan limbah pabrik dan peternakan itu berada tak jauh dari pemukiman warga. bahkan, sekira jarak 100 meter berdiri bangunan Sekolah Dasar Negeri Bolang 1 (SDN BOLANG 1) yang saat ini sedang melaksanakan Ulangan persemester.

Keluhan pun menyeruak, seluruh siswa di Sekolah itu terpaksa harus menggunakan masker atau menutup hidung dengan kerudung mereka untuk mengurangi bau yang dapat mengganggu aktivitas belajar mereka. pasalnya, bau limbah  yang mereka hirup itu jika berlarut lama akan berdampak pada pernafasan.

“kalau gak tutup hidung baunya (limbah) bisa bikin kepala pusing dan sesak nafas mang,” keluh salah satu siswa SDN Bolang 1 saat ditemui dan diwawancara usai melaksanakan Ulangan semester, Senin 05/12.

Terpisah. diungkap NN (35) warga karang jetak, berdirinya lokasi pengolahan limbah di desanya itu sudah berjalan sekira 5 tahun, dia menyebut, limbah yang di kelola oleh pemilik lahan adalah sejenis limbah B3.

Ia juga mengaku sering melihat kendaraan truk bok berskala besar Keluar-masuk area pengolahan limbah tersebut. kata ST, benda yang dikeluarkan dari Bok truk itu berbentuk toren berisi cairan berwarna dan berbau.

Bukan hanya itu, masih kata NN, selain cairan, Kotoran ayam dari peternakan pun dibuang di sana, konon, menurut informasi, kotoran ayam tersebut akan diolah menjadi pupuk tanaman. Namun tepis ST, dirinya tidak pernah melihat adanya proses pembuatan pupuk dari kotoran ayam di lokasi.

“Kalau memang akan dibuat pupuk, seharusnya bau dari kotoran ayam itu mengurangi, dan dilokasi juga pasti ada alat mumpuni yang dapat mengolah dan mengubah. nyatanya, tidak ada alat produksi apa pun di sana, bahkan terkesan seperti Tempat Pembuangan Sampah,” tukasnya.

Ironinya, Lokasi Pengolahan Limbah B3 itu bersebrangan dengan Rumah Kepala Desa Bolang. bisa dikatakan, Aktivitas di area tersebut dapat terpantau jelas oleh Kepala Desa.

Ketika ditanya Mengenai tindakan Kepala Desa setelah mengetahui adanya kegiatan pengolahan limbah B3 di wilayah kerjanya, NN enggan menanggapi.

“Bapak bisa tanya sendiri ke Kepala Desa,” pungkas NN.

Hingga Kabar ini dipublikasikan, wartawan belum dapat menemui atau menghubungi Kepala Desa Bolang untuk menghormati dan menjaga kerahasiaan nama serta identitas narasumber pada pemberitaan ini. (SHR)*

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini