Beranda Tulang Bawang Tulang Bawang Barat Sepi Pengunjung dan Tiket Mahal, Kejuaraan Bupati Cup Race & Bazar UMKM...

Sepi Pengunjung dan Tiket Mahal, Kejuaraan Bupati Cup Race & Bazar UMKM Tubaba 2025 Tuai Kritik

1479
0

TULANG BAWANG BARAT | LAMPUNG.SUMSELNEWS.CO.ID – Kejuaraan perdana Bupati Cup Race dan Bazar UMKM Tahun 2025 yang digelar di Kabupaten Tulangbawang Barat (Tubaba), Lampung, menuai sorotan tajam dari masyarakat. Acara yang diharapkan menjadi ajang olahraga bergengsi sekaligus penggerak ekonomi lokal ini justru dilaporkan minim pengunjung akibat harga tiket masuk yang dianggap mahal oleh warga.

Acara tersebut dibuka secara resmi oleh Bupati Tubaba, Novriwan Jaya, pada Sabtu (12/7/2025), di Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Tubaba. Dalam sambutannya, Bupati menekankan pentingnya kolaborasi antara sektor olahraga dan ekonomi kreatif sebagai upaya mendorong pertumbuhan daerah secara berkelanjutan.

“Kami berharap ajang ini tidak hanya menjadi hiburan, tetapi juga memacu semangat sportivitas dan meningkatkan daya saing produk lokal Tubaba,” ujar Novriwan Jaya dalam pidatonya.

Namun sayangnya, antusiasme warga tidak sejalan dengan harapan. Banyak masyarakat mengeluhkan kebijakan tiket masuk yang dipatok sebesar Rp25.000 per orang untuk menyaksikan kejuaraan balap motor dan menikmati bazar UMKM tersebut.

Keluhan Warga: “Lebih Baik Buat Beli Beras” Sejumlah pengunjung menyampaikan kekecewaan mereka saat ditemui pada Minggu (13/7/2025). Salah satunya adalah PR (37) dan A (33), warga dari Tiyuh Panaragan dan Bandar Dewa, Kecamatan Tulangbawang Tengah.

“Kami datang bersama teman-teman, tapi tidak diperbolehkan masuk kalau tidak bayar. Katanya harus beli tiket Rp25 ribu,” kata PR.

Keluhan serupa datang dari MN (40), warga Panaragan Jaya. Ia bersama istri dan tiga anaknya terpaksa membatalkan niat menonton karena mahalnya biaya masuk.

“Kalau kami berlima masuk, habis Rp125 ribu. Mendingan uang itu buat beli beras, bisa dimakan setengah bulan. Mahal amat karcisnya, jadi kami langsung pulang,” ujar MN dengan nada kecewa.

Dibalik Tujuan, Di Depan KritikKejuaraan ini diselenggarakan oleh KONI Tubaba bekerja sama dengan Ikatan Motor Indonesia (IMI). Tujuan utama dari kegiatan ini adalah memajukan dunia otomotif dan memberi ruang promosi bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah di Tubaba.

Namun, besarnya harapan tidak diimbangi dengan pendekatan yang inklusif terhadap masyarakat, terutama terkait kebijakan tiket masuk. Sejumlah pihak menilai, even ini justru menjadi eksklusif dan tidak berpihak kepada masyarakat kecil.

Hingga berita ini diterbitkan, Ketua KONI Tubaba Qodari belum memberikan keterangan resmi meski telah dihubungi melalui pesan WhatsApp.

(Laporan: Madi | Editor: Redaksi)

SUMSELNEWS.CO.ID

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini