TULANG BAWANG BARAT – LAMPUNG.SUMSULNEWS.CO.ID | Proyek pembangunan gorong-gorong di Tiyuh Gading Kencana, RT 011 RW 003, Kecamatan Tulang Bawang Udik (TBU), Kabupaten Tulang Bawang Barat, Lampung, menuai kritikan dari sejumlah warga setempat. Proyek yang dibiayai melalui Dana Desa (DD) tahun anggaran 2025 sebesar Rp11.646.000 ini diduga mengalami pembengkakan anggaran atau mark-up.
Seorang warga yang enggan disebutkan namanya mengungkapkan bahwa pembangunan tersebut dinilai tidak sebanding dengan anggaran yang dikeluarkan.
“Anggarannya terlalu besar hanya untuk gorong-gorong yang bahkan tidak dibangun baru, hanya menempel pada talud lama. Saya sendiri baru saja membuat gorong-gorong serupa dan hanya menghabiskan dana sekitar Rp3.500.000,” ujarnya saat ditemui pada Jumat (16/05/2025).
Warga tersebut berharap agar pemerintah daerah melalui dinas terkait dapat lebih intensif melakukan pengawasan terhadap realisasi penggunaan Dana Desa, agar setiap proyek benar-benar bermanfaat dan dapat digunakan secara berkelanjutan oleh masyarakat.
“Saya harap Pemkab Tubaba dan instansi teknis turun langsung mengecek agar pembangunan tidak asal-asalan dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat,” tambahnya.
Hingga berita ini ditayangkan, Kepala Tiyuh Gading Kencana, Isyah Anshori, belum memberikan keterangan resmi. Awak media telah berupaya melakukan konfirmasi langsung ke Balai Tiyuh pada Jumat pukul 10.10 WIB, namun yang bersangkutan tidak berada di tempat. Upaya konfirmasi melalui sambungan telepon juga belum berhasil karena nomor yang dituju tidak aktif.
Proyek Dana Desa sejatinya bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pembangunan infrastruktur dasar. Oleh karena itu, transparansi dan akuntabilitas dalam penggunaannya menjadi hal yang sangat penting untuk menghindari penyimpangan.
(Madi)






