Beranda Info Lampung Pringsewu HUT ke-28 KWRI, DPC KWRI Kabupaten Pringsewu Tegaskan Komitmen Jurnalisme Profesional dan...

HUT ke-28 KWRI, DPC KWRI Kabupaten Pringsewu Tegaskan Komitmen Jurnalisme Profesional dan Bermartabat

1991
0

PRINGSEWU — Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun ke-28 Komite Wartawan Reformasi Indonesia (KWRI) yang jatuh pada 22 Mei 2026, Dewan Pimpinan Cabang (DPC) KWRI Kabupaten Pringsewu menyampaikan ucapan syukur sekaligus harapan agar insan pers terus menjaga profesionalisme dan independensi dalam menjalankan tugas jurnalistik.

Ketua DPC KWRI Kabupaten Pringsewu, Jamhari, didampingi Sekretaris DPC KWRI Kabupaten Pringsewu, Darmawan, S.Kom, menyampaikan bahwa momentum peringatan HUT KWRI ke-28 menjadi refleksi penting bagi seluruh wartawan untuk terus meningkatkan kualitas, integritas, serta peran pers sebagai pilar demokrasi.

“Selamat Hari Ulang Tahun KWRI ke-28, 22 Mei 1998 – 22 Mei 2026.

Semoga KWRI semakin solid, profesional, independen, dan mampu menjadi organisasi wartawan yang selalu berpihak kepada kepentingan masyarakat serta menjunjung tinggi kode etik jurnalistik,” ujar Jamhari, Kamis (22/5/2026).

Ia menambahkan, di tengah perkembangan teknologi informasi dan derasnya arus digitalisasi media saat ini, wartawan dituntut semakin cerdas, kritis, serta bertanggung jawab dalam menyajikan informasi yang akurat dan berimbang kepada publik.

Sementara itu, Sekretaris DPC KWRI Kabupaten Pringsewu, Darmawan, S.Kom, berharap peringatan HUT KWRI ke-28 dapat menjadi motivasi bagi seluruh anggota untuk terus menjaga kekompakan organisasi serta meningkatkan kompetensi di bidang jurnalistik.

“Pers memiliki peran strategis dalam menjaga demokrasi, kontrol sosial, dan memberikan edukasi kepada masyarakat.

Karena itu, kami berharap seluruh insan pers, khususnya keluarga besar KWRI, tetap menjaga marwah profesi wartawan dengan bekerja secara profesional, beretika, dan sesuai aturan yang berlaku,” ungkapnya.

Selain itu, DPC KWRI Kabupaten Pringsewu juga mengajak seluruh anggota dan insan pers untuk terus membangun sinergi positif bersama pemerintah, aparat penegak hukum, maupun elemen masyarakat demi mendukung pembangunan daerah yang transparan dan berkeadilan.

Sejarah dan Semangat Reformasi KWRI

Komite Wartawan Reformasi Indonesia merupakan salah satu organisasi profesi wartawan di Indonesia yang lahir di era reformasi, periode yang ditandai dengan perubahan besar dalam berbagai aspek kehidupan politik, sosial, dan media. KWRI hadir sebagai wadah bagi wartawan yang berkomitmen mendukung dan menjaga nilai-nilai kebebasan pers serta menjalankan fungsi kontrol sosial secara transparan dan demokratis.

KWRI didirikan pada tahun 1998, bersamaan dengan runtuhnya Orde Baru dan dimulainya era Reformasi di Indonesia.

Masa tersebut menjadi momentum penting bagi kebebasan pers nasional, ketika pembatasan terhadap media mulai dilonggarkan dan insan pers kembali memperoleh ruang kebebasan dalam menjalankan tugas jurnalistiknya.

Pada masa itu, muncul kebutuhan akan organisasi wartawan yang independen dan berani menyuarakan kepentingan masyarakat, sekaligus menjadi bagian penting dalam mengawal transparansi pemerintahan.

KWRI hadir dengan semangat reformasi untuk mengawal perubahan politik dan sosial di Indonesia, serta memastikan wartawan memiliki kebebasan sekaligus tanggung jawab dalam menjalankan profesinya.

Sejak awal berdiri, KWRI memiliki sejumlah tujuan utama, di antaranya memperjuangkan kebebasan pers yang sehat dan bertanggung jawab, meningkatkan kualitas serta kompetensi wartawan melalui pendidikan dan pelatihan jurnalistik, membangun etika jurnalistik yang menjunjung tinggi kebenaran dan keseimbangan informasi, serta mengadvokasi hak-hak wartawan termasuk perlindungan hukum dalam menjalankan tugas jurnalistik.

Visi KWRI adalah menjadikan pers Indonesia sebagai salah satu pilar demokrasi yang kokoh, dengan wartawan yang profesional, berintegritas, dan bertanggung jawab.

Di era reformasi, KWRI juga memiliki peran penting dalam mendorong pembaruan di dunia pers nasional.

Sebagai organisasi yang lahir dari semangat perubahan, KWRI aktif mengadvokasi berbagai kebijakan yang mendukung kebebasan pers, keterbukaan informasi publik, serta menolak praktik-praktik represif terhadap media.

Pada masa awal reformasi, KWRI turut terlibat dalam berbagai diskusi publik dan gerakan moral untuk memastikan wartawan tidak lagi menjadi korban kebijakan yang membatasi kebebasan pers. KWRI juga mendorong insan pers untuk berani mengungkap berbagai fakta penting kepada publik, termasuk persoalan korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN), dengan tetap berpedoman pada profesionalisme dan kode etik jurnalistik.

Peringatan HUT KWRI ke-28 tahun ini menjadi momentum memperkuat solidaritas organisasi, meningkatkan kapasitas wartawan, serta mempertegas komitmen pers dalam menyampaikan informasi yang terpercaya, edukatif, dan konstruktif bagi masyarakat.

(Rils DPC KWRI Pringsewu)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini