Beranda Tulang Bawang Tulang Bawang Barat Tak Tunggu Program Pemerintah, Mega Saputra Ajak Warga Perbaiki Jalan Usaha Tani

Tak Tunggu Program Pemerintah, Mega Saputra Ajak Warga Perbaiki Jalan Usaha Tani

1874
0

TULANG BAWANG BARAT | LAMPUNG.SUMSELNEWS.CO.ID |  Kepedulian terhadap kondisi infrastruktur pedesaan kembali ditunjukkan warga Tiyuh Karta Tanjung Selamat, Kecamatan Tulang Bawang Udik, Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba), Lampung.

Kali ini, inisiatif datang dari Mega Saputra, calon Kepala Tiyuh Karta Tanjung Selamat, yang mengajak masyarakat bergotong royong membenahi jalan usaha tani dan sejumlah ruas jalan lingkungan dengan menggunakan alat berat, Senin (30/8/2026).

Langkah tersebut dilakukan sebagai bentuk kepedulian terhadap akses masyarakat, terutama para petani yang setiap hari mengandalkan jalan usaha tani untuk membawa sarana produksi maupun mengangkut hasil pertanian.

Perbaikan jalan lingkungan juga diharapkan dapat memberikan akses yang lebih nyaman dan aman bagi warga dalam menjalankan berbagai aktivitas sehari-hari.

Mega Saputra mengatakan, persoalan infrastruktur di lingkungan masyarakat tidak selamanya harus menunggu program pemerintah. Menurutnya, masyarakat dapat mengambil peran sesuai kemampuan masing-masing selama kegiatan tersebut memberikan manfaat bagi kepentingan bersama.

“Ini bukan soal siapa yang melakukan, tetapi bagaimana kita bisa bersama-sama memberikan manfaat untuk masyarakat. Kalau ada yang bisa kita kerjakan untuk kepentingan bersama, kenapa harus menunggu. Gotong royong adalah kekuatan masyarakat untuk membangun tiyuh,” ujar Mega.

Ia menilai, keberadaan jalan usaha tani memiliki peran strategis dalam mendukung roda perekonomian masyarakat. Jalan yang layak akan mempermudah mobilitas petani, mulai dari membawa pupuk dan sarana produksi hingga mengangkut hasil panen.

Karena itu, perhatian terhadap infrastruktur dasar, kata Mega, tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi juga membutuhkan kepedulian dan partisipasi seluruh masyarakat.

“Jalan ini merupakan akses masyarakat. Petani membutuhkan jalan yang layak, begitu juga warga yang menggunakan jalan lingkungan setiap hari. Harapan saya, kegiatan seperti ini tidak berhenti pada satu kegiatan saja, tetapi menjadi semangat bersama untuk menjaga dan membangun Tiyuh Karta Tanjung Selamat,” katanya.

Selain melakukan perbaikan, Mega juga mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga dan merawat infrastruktur yang telah dibenahi.

Menurutnya, pembangunan maupun perbaikan jalan akan sia-sia apabila tidak dibarengi dengan kesadaran masyarakat untuk menjaga serta melakukan pemeliharaan secara bersama-sama.

Kegiatan tersebut sekaligus menjadi gambaran bahwa partisipasi masyarakat memiliki peran penting dalam mendukung pembangunan di tingkat tiyuh. Dengan semangat kebersamaan, berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat, termasuk infrastruktur, dapat diupayakan secara bertahap.

Mega berharap semangat gotong royong di tengah masyarakat terus tumbuh dan menjadi budaya dalam membangun lingkungan. Ia ingin masyarakat tidak hanya menjadi penerima manfaat pembangunan, tetapi juga ikut terlibat dalam menjaga dan memperbaiki fasilitas umum di wilayah mereka.

“Yang kita bangun bukan hanya jalan, tetapi juga kebersamaan. Ketika masyarakat mau bergerak bersama, persoalan yang berat akan terasa lebih ringan dan manfaatnya bisa dirasakan banyak orang,” pungkasnya.

(Madi)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini