Beranda Info Lampung Pengerjaan Proyek Drainase dan Hotmik di Tubaba-Waykanan Jadi Sorotan Publik 

Pengerjaan Proyek Drainase dan Hotmik di Tubaba-Waykanan Jadi Sorotan Publik 

217
0

Lampung — Pengerjaan proyek jalan hotmix dan drainase senilai Rp29 miliar yang menghubungkan Desa Panaragan (Tubaba) dengan Desa Tegal Mukti dan Tajab (Waykanan) menjadi sorotan. Pasalnya, dua perusahaan pemenang tender, yakni CV SAP dan CV RC, justru menyerahkan pengerjaan kepada pihak ketiga atau subkontraktor.

Proyek milik CV SAP senilai Rp14,5 miliar dan CV RC senilai Rp14,6 miliar itu dinilai dikerjakan asal-asalan. Kondisi di lapangan menunjukkan pembangunan drainase tidak dikerjakan secara menyeluruh, melainkan hanya di beberapa titik dengan ketebalan dan lebar yang berbeda-beda.

Misalnya, pada ruas Tegal Mukti–Tajab sepanjang 2 km, drainase hanya dibangun sekitar 500 meter. Sementara ruas Panaragan–Tegal Mukti sepanjang 1,8 km, pasangan batu drainase di Waykanan hanya memiliki ketebalan 30 cm, sedangkan di Tubaba ketebalannya 20 cm dengan lebar 50 cm. Bahkan, di beberapa titik lantai drainase tidak dilapisi adonan semen.

Sunariyah, pihak subkontraktor yang mengerjakan proyek tersebut, beralasan bahwa pengerjaan disesuaikan dengan kondisi di sepanjang ruas jalan dan drainase. Namun, hasil di lapangan justru menimbulkan pertanyaan terkait kualitas pekerjaan., Jum’at 12/09/2025.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak kontraktor maupun Kepala Dinas BMBK Lampung, M. Taufiqullah, belum memberikan respons atas konfirmasi yang dilayangkan.

 

(Tim)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini