MESUJI — Pekerjaan rabat beton di Desa Rejo Mulyo, Kecamatan Way Serdang, Kabupaten Mesuji, Lampung, menuai tanda tanya besar dari warga setempat. Proyek yang dikabarkan bersumber dari dana aspirasi Partai NasDem itu disebut-sebut tidak memiliki papan informasi kegiatan dan kini kondisinya sudah mulai terkelupas, meski baru sekitar sebulan selesai dikerjakan, Kamis (30/10/2025).
Ketidakjelasan proyek tersebut memicu dugaan adanya proyek siluman, karena masyarakat tidak mengetahui asal-usul dan transparansi sumber anggarannya. Tidak ada papan nama proyek yang biasanya wajib dipasang untuk memberikan informasi kepada publik mengenai penggunaan dana negara.
Seorang warga yang enggan disebut namanya mengatakan bahwa pekerjaan rabat beton itu berasal dari dana aspirasi Partai NasDem melalui salah satu anggota dewan.
“Setahu saya itu dari dana aspirasi Partai NasDem, Pak Budi Yuhanda. Coba saja konfirmasi ke mandornya, namanya Pak Solikin,” ujarnya kepada awak media.
Menindaklanjuti informasi tersebut, tim media kemudian melakukan konfirmasi kepada Solikin, selaku kepala tukang proyek. Ia membenarkan bahwa proyek tersebut berasal dari Provinsi Lampung melalui dana aspirasi Partai NasDem.
“Benar, ini pekerjaan dari provinsi, dana aspirasi dari Partai NasDem melalui Pak Yusuf,” jelas Solikin.
Namun ketika ditanya lebih lanjut mengenai rincian teknis proyek, seperti nilai pagu anggaran, durasi hari kerja, dan sumber dana pasti, Solikin mengaku tidak mengetahui detailnya.
“Kalau soal itu saya tidak tahu, Pak. Saya hanya disuruh mencari tenaga kerja. Soal RAB juga saya tidak pegang. Kami hanya diarahkan untuk mengerjakan sepanjang 208 meter, tinggi 15 cm, dan lebar 3 meter,” ungkapnya.
Ketiadaan papan informasi proyek menyalahi Peraturan Menteri PUPR Nomor 8 Tahun 2021 tentang standar penyelenggaraan pekerjaan konstruksi, yang mewajibkan transparansi informasi publik di setiap kegiatan yang menggunakan dana pemerintah.
Hingga berita ini diterbitkan, pihak terkait dari Partai NasDem maupun pemerintah provinsi belum memberikan keterangan resmi mengenai proyek tersebut.
Masyarakat berharap agar instansi berwenang segera menelusuri kejelasan sumber dana serta memastikan kualitas pekerjaan agar tidak merugikan masyarakat dan negara.
Reporter: MIKAEL
Editor: Darmawan |Redaksi: Sahabat.SumselNews.co.id






