Bandar Lampung – Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal mengajak Perkumpulan Insinyur dan Sarjana Peternakan Indonesia (ISPI) Provinsi Lampung menjadi mitra strategis Pemerintah Provinsi dalam memperkuat hilirisasi sektor peternakan guna mendukung ketahanan pangan dan mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.
Ajakan tersebut disampaikan saat menghadiri pelantikan Pengurus Wilayah ISPI Provinsi Lampung periode 2026–2031 yang dirangkaikan dengan diskusi bertema “Hilirisasi Peternakan Menuju Ketahanan Pangan Lampung dalam Mendukung Program Strategis Nasional”.
Gubernur menegaskan sektor peternakan memiliki peran penting dalam pembangunan Lampung. Potensi besar yang dimiliki daerah, mulai dari peternakan sapi, kambing, unggas hingga komoditas pertanian sebagai bahan baku pakan, harus dioptimalkan melalui hilirisasi dan penguatan industri berbasis lokal.
Sebagai langkah nyata, Pemprov Lampung terus menjalankan Program Desaku Maju dengan membangun unit pengering (dryer) jagung di sentra produksi. Program ini diharapkan mampu menekan biaya produksi pakan, meningkatkan nilai tambah hasil pertanian, serta memperkuat kesejahteraan petani dan peternak.
Selain itu, Gubernur juga mendorong peningkatan konsumsi protein masyarakat sebagai investasi pembangunan sumber daya manusia menuju Indonesia Emas 2045. Ia mengajak ISPI berperan aktif dalam riset, inovasi, pendampingan teknologi, serta pengembangan industri peternakan yang modern, mandiri, dan berdaya saing.
Melalui kolaborasi pemerintah, akademisi, dan organisasi profesi, Lampung diharapkan mampu menjadi salah satu pusat pengembangan peternakan nasional yang berkontribusi terhadap ketahanan pangan dan pertumbuhan ekonomi berkelanjutan.






