Beranda Info Lampung Way Kanan Bupati Way Kanan Ali Rahman Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan

Bupati Way Kanan Ali Rahman Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan

1431
0

Bupati Way Kanan Ali Rahman.(Dok.ist)


WAY KANAN| Kabupaten Way Kanan berduka atas kepergian Bupati Ali Rahman, yang meninggal dunia pada Senin (10/3/2025) setelah menjalani perawatan di RS Bumi Waras dan RSUD Abdul Moeloek, Bandar Lampung.

Ali Rahman, yang baru dilantik sebagai Bupati Way Kanan periode 2025-2030 oleh Presiden Prabowo Subianto pada 20 Februari 2025, menghembuskan napas terakhir pada pukul 11.05 WIB akibat gagal pompa jantung.

Kronologi Perawatan

Wakil Direktur Pelayanan dan Keperawatan RSUD Abdul Moeloek, dr. Imam Ghozali, menjelaskan bahwa Ali Rahman awalnya dilarikan ke RS Bumi Waras pada pukul 01.00 WIB dalam kondisi darurat. Namun, karena keterbatasan fasilitas perawatan intensif, ia dirujuk ke RSUD Abdul Moeloek dan tiba pada pukul 04.00 WIB dalam keadaan tidak sadarkan diri.

Tim medis yang dipimpin oleh dokter penyakit dalam, dr. Lukman Pura, bersama dokter ahli jantung, dr. Roni, serta dokter ahli anestesi dan neurologi, dr. Luther, langsung menangani Ali Rahman mulai pukul 07.00 WIB. Namun, kondisinya terus memburuk hingga akhirnya denyut jantungnya berhenti pada pukul 11.00 WIB.

“Kami telah berupaya maksimal, tetapi kondisinya semakin melemah. Denyut jantungnya yang awalnya 110-120 terus menurun hingga akhirnya berhenti,” ujar dr. Imam.

Faktor Kesehatan dan Kelelahan

Menurut keterangan dr. Imam, Ali Rahman memiliki riwayat hipertensi yang tercatat saat pemeriksaan kesehatan calon kepala daerah, meski saat itu dinyatakan fit untuk bertugas.

Dari informasi keluarga, Ali Rahman tampak kelelahan akibat agenda padat sejak pelantikannya, termasuk menghadiri retreat kepala daerah dan pernikahan anaknya.

“Kami sempat memanggil keluarga pada pukul 07.00 WIB untuk mendiskusikan kondisinya yang sangat kritis,” tambah dr. Imam.

Pemakaman di Kampung Halaman

Setelah menjalani perawatan selama 10 jam, jenazah Ali Rahman difasilitasi oleh RSUD Abdul Moeloek untuk dibawa ke Way Kanan.

“Rencananya, jenazah akan dikebumikan di kampung halamannya setelah salat Ashar,” tutup dr. Imam.

(BN)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini