Beranda Bandar Lampung IPI Lampung Apresiasi dan Dukung Penuh Permendes 3/2024 untuk Penguatan Literasi Desa

IPI Lampung Apresiasi dan Dukung Penuh Permendes 3/2024 untuk Penguatan Literasi Desa

89
0

LAMPUNG | Ikatan Perpustakawan Indonesia (IPI) Provinsi Lampung menyampaikan apresiasi dan dukungan penuh terhadap terbitnya Peraturan Menteri Desa (Permendes) Nomor 3 Tahun 2024 yang mendorong peningkatan kapasitas literasi di desa-desa seluruh Indonesia. Dukungan ini juga sejalan dengan peran perpustakaan sebagai pusat inovasi dan kreativitas masyarakat, baik di wilayah perkotaan maupun pedesaan.

Kepala Dinas Perpustakaan Daerah Provinsi Lampung, Dewi Kartika, melalui pesan WhatsApp pada Selasa, 26 November 2025, menyatakan dukungannya terhadap program Kementerian Desa yang tertuang dalam Permendes tersebut. Ia tidak dapat menghadiri pertemuan bersama Tim Literasi karena kondisi kesehatan yang kurang fit.

Sebagai bentuk komitmen, Dewi Kartika menugaskan Kabid beserta jajaran bidang terkait untuk menerima kunjungan Tim Literasi di kantor Nowo Baca Zainal Abidin Pagar Alam, Provinsi Lampung.

Dalam pertemuan tersebut, hadir perwakilan Taman Baca Masyarakat (TBM) Aang dan Hendra dari CV Ruang Sahabat Madani (RSM) serta CV Putra Anta Jaya (PAJ). Kabid Perpustakaan, yang didampingi staf bidangnya, menyampaikan terima kasih atas kunjungan tersebut karena dinilai menambah wawasan dan memperkuat sinergi program literasi.

“Kami di Perpustakaan Daerah sekaligus bagian dari IPI. Pada September 2025 lalu, kami baru saja melakukan reorganisasi kepengurusan. Kami terus berjuang meningkatkan minat baca masyarakat, khususnya anak-anak di Provinsi Lampung. Ke depan, kami akan berkoordinasi dengan Sekda Provinsi Lampung terkait program literasi tahun 2026,” ujar Kabid.

Sementara itu, Aang dan Hendra selaku direktur dan tim marketing menegaskan pentingnya kolaborasi lintas lembaga untuk menguatkan budaya baca. Menurut mereka, membaca bukan hanya menambah ilmu, tetapi juga memunculkan kreativitas, inovasi, serta kemandirian masyarakat dalam membuka peluang usaha baru.

“Kami berharap literasi bisa menjadi daya magnet bagi anak-anak agar gemar membaca dan tidak bergantung pada gawai. Dengan membaca, anak dapat mengasah otak dan meningkatkan kecerdasan tanpa selalu mengandalkan Google,” ungkap Aang.

Hendra menambahkan bahwa gerakan literasi ini merupakan tahap awal yang telah dimulai di tiga kabupaten, yaitu Pringsewu, Tanggamus, dan Lampung Tengah, dan akan diperluas ke daerah lainnya.

LAPORAN: ABJ/SUF

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini