Banjarnegara, lampung.sumselnews.co.id
Bergemuruh oleh semangat Ribuan pegiat sosial yang tergabung dalam LSM Harimau. Lebih dari 5.000 Peserta dari seluruh Indonesia hadir dalam perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-1 LSM Harimau yang dirangkai dengan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) pertama. Acara ini bukan sekadar selebrasi, melainkan titik konsolidasi Nasional bagi kekuatan Rakyat untuk melawan ketidakadilan dan memperkuat solidaritas, Jum’at ( 23 Mei 2025 ).
LSM Harimau DKI Jakarta menunjukkan komitmennya dengan mengirimkan 120 Anggota, dipimpin oleh Neville GJ Muskita selaku Ketua Wilayah. Meski bukan yang terbesar secara jumlah, posisi DKI Jakarta sebagai barometer gerakan Nasional menjadikan kehadiran mereka sangat berarti.
> “Kami hadir untuk membawa semangat perlawanan dari Ibu Kota. DKI adalah cermin dinamika Nasional. Kami sadar peran strategis kami dan siap menjadi kekuatan yang menjaga arah gerakan Rakyat tetap tegak lurus.”
Acara diawali dengan aksi donor darah massal, diikuti ratusan peserta dari berbagai Wilayah. Aksi ini mencerminkan komitmen Kemanusiaan LSM Harimau yang tak hanya berbicara soal Advokasi, tapi juga bertindak langsung untuk menyelamatkan nyawa.
Rakernas pertama LSM Harimau menjadi wadah strategis bagi perwakilan Wilayah untuk menyatukan visi dan menyusun Langkah-langkah konkret dalam menjawab persoalan Rakyat. Isu lingkungan, Agraria, kriminalisasi Masyarakat kecil, dan kontrol kebijakan menjadi pembahasan utama.
Tidak hanya diskusi dan kerja Organisasi, suasana keakraban juga tercipta melalui Pentas seni, Aksi Debus, dan jamuan kebersamaan. Semangat persaudaraan terlihat jelas dalam pelukan hangat antar Wilayah, Yel – Yel semangat, dan tawa lepas yang menguatkan jiwa kolektif para pejuang.
Acara ditutup dengan gemuruh semangat yang mengguncang Villa Joglo Apung. Para Peserta menyuarakan yel-yel khas LSM Harimau dengan penuh keyakinan:
“Salam Cengkram – LSM Harimau!”
“LSM Harimau – Berdaya dan Berjaya!”
“LSM Harimau – Satu Komando!”
“NKRI – Harga Mati!”
“LSM Harimau – Rawe Rawe Rantas, Malang Malang Tuntas!”
Suara itu bukan sekadar pekikan—ia adalah sumpah setia kepada perjuangan Rakyat, dan janji untuk terus bergerak sampai tuntas.







