Beranda Info Lampung Lampung Selatan Proyek Jalan Belasan Miliar di Lampung Selatan Diduga Tak Sesuai Spek, Warga...

Proyek Jalan Belasan Miliar di Lampung Selatan Diduga Tak Sesuai Spek, Warga Harap Ada Pengawasan Ketat

189
0

LAMPUNG SELATAN — LAMPUNG.SUMSELNEWS.CO.ID |
Pekerjaan pembangunan rekonstruksi ruas jalan Bumi Daya – Bumi Restu – Trimomukti yang dilaksanakan oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Lampung Selatan kembali menjadi sorotan publik.

Proyek dengan nilai pagu Rp12.647.800.866,00 yang dikerjakan oleh rekanan CV. Adie Jaya Perkasa pada tahun anggaran 2025 ini diduga tidak sesuai spesifikasi teknis (spek) sebagaimana tercantum dalam Rencana Anggaran Pelaksanaan (RAP).

Dugaan ketidaksesuaian muncul dari pekerjaan bahu jalan di titik nol, tepatnya di perempatan Puskesmas Rawat Inap Desa Bumi Daya. Berdasarkan dokumen RAP, lebar bahu jalan seharusnya mencapai 7,5 CM di sisi kiri dan 7,5 CM di sisi kanan.

Namun, hasil pantauan di lapangan menemukan indikasi penyempitan lebar bahu jalan hanya sekitar 6,3 hingga 6,5 meter, atau berkurang hampir satu meter dari ukuran seharusnya.

Salah satu pekerja harian bagian pengecoran, Deni, mengaku tidak mengetahui secara pasti ukuran bahu jalan yang sedang dikerjakan.

“Untuk pengecoran bahu jalan ini 7,5 meter, tapi saya tidak tahu pasti kalau ukurannya berapa, karena saya hanya pekerja harian, Mas,” ujarnya saat dikonfirmasi.

Sementara itu, Udin, pengawas dari pihak konsultan, menegaskan bahwa pekerjaan tersebut telah sesuai spesifikasi.

“Pekerjaan tersebut sudah sesuai dengan spek,” tegasnya.

Namun, saat disinggung mengenai perbedaan ukuran lebar bahu jalan, Udin berdalih hal itu disebabkan oleh kondisi kontur jalan yang tidak rata.

“Nanti kita lihat lagi, nanti kita perbaiki. Memang kalau mau kita ikuti nanti tidak rata, pasti berkelok-kelok,” ujarnya menambahkan.

Ruas jalan Bumi Daya – Bumi Restu – Trimomukti sendiri merupakan akses vital yang menghubungkan Kecamatan Palas dan Kecamatan Candipuro. Masyarakat di dua wilayah tersebut telah lama menantikan perbaikan jalan ini setelah bertahun-tahun mengalami kerusakan parah.

Warga berharap proyek yang menelan anggaran belasan miliar rupiah ini dikerjakan dengan kualitas terbaik dan sesuai standar teknis, mengingat jalur tersebut menjadi nadi utama aktivitas ekonomi, pendidikan, dan transportasi di wilayah selatan Lampung Selatan.

(Tim Redaksi)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini