Palas Lampung Selatan, — Pekerjaan jalan lingkungan di Desa Palas Pasemah, tepatnya di Pasar Senin, Kecamatan Palas, Kabupaten Lampung Selatan, menuai sorotan warga. Proyek tersebut diduga tidak dilengkapi papan proyek, rambu jalan, serta alat pelindung diri (APD) bagi para pekerja. Selasa (21/10/2025).
Warga sekitar menilai proyek ini sebagai “proyek siluman” karena tidak jelas siapa pelaksananya. Pihak konsultan proyek mengaku sudah mengingatkan kontraktor agar segera memasang papan informasi dan perlengkapan keselamatan kerja, namun imbauan tersebut tidak diindahkan.
Heru, selaku konsultan proyek, menjelaskan kepada awak media bahwa sejak awal dirinya sudah menegur pihak pelaksana.
“Sudah saya ingatkan dari awal pekerjaan, minimal harus ada rambu peringatan agar tidak mengganggu pengguna jalan. Selain itu, APD juga penting supaya kami selaku konsultan bisa membedakan mana pekerja dan mana masyarakat,” ujarnya.
Lebih lanjut, Heru mengungkapkan bahwa hingga kini pihaknya belum mengetahui siapa rekanan proyek tersebut karena papan informasi belum dipasang.
“Rekanan proyek juga tidak jelas siapa, karena papan informasi belum dipasang atau bahkan belum dicetak. Tidak ada pemberitahuan kepada kami selaku konsultan,” tambahnya.
Menurut Heru, instruksi dari Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK) sebenarnya sudah tegas: sebelum pekerjaan dimulai, harus tersedia papan nama proyek, rambu, dan APD.
“Tadi sudah kami konfirmasi, katanya masih dalam proses cetak dan sedang disiapkan,” ungkapnya.
Karena ketidaksiapan tersebut, pekerjaan proyek untuk sementara dihentikan.
“Pekerjaan hari ini kami stop dulu karena pihak pelaksana belum mempersiapkan apa yang sudah disepakati sejak awal. Teguran kami pun seolah tidak diindahkan,” tegas Heru.
Ia berharap pengawasan proyek ini dilakukan secara bersama-sama oleh masyarakat agar hasil pembangunan dapat sesuai harapan.
“Kami harap pengawasannya bisa dilakukan bersama masyarakat, supaya jalan ini benar-benar terealisasi sesuai harapan bersama,” pungkasnya.
Hingga berita ini di turunkan pihak pelaksana belum kelihatan ada di lapangan maupun di ketahui dari CV apa.
( irul – Tim )







