(Dok. Kolase Gambar RTLH Ambruk di Tiyuh Panemangan Kec.TBT Tubaba, Jum’at 19/01/2023 MADI/LampungSumselNews)
TUBABA (LAMPUNGSUMSELNEWS) Rumah tak Layak Huni (RTLH) Ambruk, luput dari perhatian pemerintah ada di Kecamatan Tulung Bawang Tengah (TBT) Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba) Provinsi Lampung
Saikudin Kepalo Tiyuh Penumangan Salurkan Bantuan Dana ke warganya yang mengalami musibah Atap Rumahnya Ambruk
Ambruknya Atap Rumah milik Marini sorang janda tua usia diperkirakan (60) Tahun warga Rk -05 tiyuh/Desa penumangan Baru Akibat material rumah tersebut sudah pada rapuk disertai Intensitas curah hujan tinggi dan angin yang kencang.
Menurut mbah Marini pemilik rumah peristiwa tersebut terjadi pada Jum’at 19/01/2024 dini hari sekitar pukul 01.30 WIB diketahuinya setelah terbangun dari tempat tidur melihat genteng atap rumahnya sudah dalam kondisi ambruk
“Kejadiannya sekitar dini hari tadi, kami kaget saat terbangun melihat genangan air didalam rumah atap ambruk beruntung tidak ada korban jiwa atau pun luka-luka atas peristiwa ini,” jelasnya
Dia juga berharap atas musibah yang dialaminya dapat menjadi perhatian pemerintah Tiyuh setempat ataupun pemerintah daerah kabupaten Tubaba
” Kami berharap ada bantuan dari pemerintah tiyuh ataupun daerah karena jangan kan mau memperbaiki rumah untuk kebutuhan ekonomi sehari -hari makan saja kami susah,”kata dia
Sementara Refi salah satu warga setempat membenarkan insiden ambruknya atap rumah milik marini akibat diguyur hujan deras disertai angin kencang terjadi Sekira pukul 01:30.wib malam
” tadi malam kami kaget mendengar teriakan meminta pertolongan setelah kami lihat tiba-tiba rumah tetangga kami sudah ambruk kemudian puluhan warga sekitar langsung membantu korban,” jelasnya
Refi tetangga korban menuturkan atas musibah tersebut tidak ada korban jiwa namun korban mengalami kerugian di tafsir mencapai puluhan juta rupiah
” Rumah mbah itu kan terbuat dari material dinding kayu papan dan bambu memang kondisi rumahnya sudah tua tidak layak huni, tadi sedang diperbaiki oleh warga dan aparatur tiyuh secara gotong royong membersihkan rumah korban,”paparnya
Menurut Rafi kondisi terkini atas musibah yang dialami Mbah marini pihak kepalo tiyuh setempat Saikudin dan aparaturnya sudah tiba di lokasi memberikan bantuan kepada korban
” Tadi pagi pak kepalo tiyuh sudah tiba di rumah korban memberikan bantuan ke mbah marini ,” ucapnya
Ditempat terpisah Saikudin kepalo tiyuh penumangan lama membenarkan musibah yang dialami warganya pihaknya sudah tiba di lokasi untuk memberikan bantuan
” Iya benar tadi pagi setelah mendapatkan informasi dari pak Rk ada atap rumah warga ambruk kami langsung bergegas ke rumah mbah marini menyerahkan bantuan Dana untuk membantu korban memperbaiki kerusakan rumahnya ,”ungkap Saikudin
Kepalo tiyuh setempat Saikudin Berjanji akan membedah rumah mbah Marini melalui program bedah rumah dari Dana-desa (DD) pada Tahun Anggaran 2024
” Kita sudah cek kondisi fisik rumahnya memang sudah tidak layak huni lagi, maka tahun ini akan kita prioritaskan di perbaiki agar dimasa tuanya nanti mbah marini menunggu rumahnya merasa nyaman
Dalam kesempatan tersebut Kepalo tiyuh setempat juga mengimbau warganya Untuk selalu waspada mengingat kondisi cuaca angin dan tinggi curah hujan belakangan ini saat ini
” Kita berharap kepada warga untuk berhati -hati karena belakangan ini intensitas curah hujan terlalu tinggi, Air sungai mulai meluap,bagi warga rumahnya yang berada dikawasan dataran sungai agar selalu tetap waspada,” pungkasnya (Madi)
#Rumah Ambruk #Tubaba






