Beranda Tulang Bawang Tulang Bawang Barat Dana DAK 2022, PUPR Tubaba Anggarkan 34 Miliar Prioritaskan Infrastruktur Jalan dan...

Dana DAK 2022, PUPR Tubaba Anggarkan 34 Miliar Prioritaskan Infrastruktur Jalan dan Bangunan

1050
0

 

TUBABA  Lampung.sumselnews.co.id | Pemkab Tulang Bawang Barat (Tubaba), Provinsi Lampung. Melalui Kuasa Penggunaan Anggaran, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Tubaba, memastikan Dana Alokasi Khusus (DAK) tahun Anggaran 2022. Sebesar 34 Miliar rupiah, diprioritaskan pada pembangunan infrastruktur Ruas jalan dan bangunan.

Kepala Dinas PUPR Kabupaten Tubaba, Iwan Mursalin, MT., didampingi kepala Bidang (Kabid) Bina Marga pada Dinas PUPR, Sumardi, ST.,MT., menerangkan bahwa saat ini sejumlah kegiatan tersebut masih tengah dalam tahap pematangan pelelangan.

“Jika tidak ada kendala anggaran
pada Maret 2022 sudah terkontrak hingga tinggal proses persiapan awal pelaksanaan fisik dan secepatnya kita realisasikan,
DAK sepenuhnya akan tetap kita gunakan untuk membiayai skala prioritas pada pembangunan insfrastruktur,”kata Sumardi Kabid Bina Marga pada Rabu 10/02/2022. (Kemarin).

“Skala prioritasnya terbagi di kegiatan pembangunan sebanyak 5 (lima) Ruas jalan di wilayah utara
tepatnya di wilayah Kecamatan Gunung Agung dan Kecamatan Gunung terang, dan 1 (satu) jalan protokol,”katanya.

Dan sekaligus pemeliharaan beberapa gedung diantaranya, pembangunan kantor camat Tulang Bawang Udik (TBU), pembangunan Masjid di Polres TUBABA, Kantor Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah (DPAD) serta pemeliharaan Rutin Ruas jalan yang tersebar di 9 (sembilan) kecamatan di Kabupaten setempat.

“Pesan dan harapan saya kedepannya, kepada seluruh masyarakat sekitar agar Ektra bersabar, Karena melalui tahapan-tahapan yang harus kita selesaikan sebelum pekerjaan itu direalisasikan,”Ungkapnya.

mudah-mudahan kedepan tidak ada rekofusing anggaran dari pemerintah pusat agar kegiatan tersebut bisa cepat terealisasi.

“permintaan saya kepada masyarakat setelah pekerjaan itu direalisasikan Agar dapat sama-sama punya rasa memiliki, merawat dan menjaganya hasil dari pekerjaan tersebut, “kata Sumardi.

Lanjut Kabid mengingatkan, biasanya dimana-mana rawan mengalami kerusakan pada pembangunan Ruas jalan faktornya adalah, setelah Ruas jalan tersebut selesai dikerjakan sudah bagus. kendaraan berlomba-lomba melintasi Ruas-ruas jalan itu tidak terkontrol. Bermuatan melebihi kapasitas dari ketentuan jalan tersebut, itu menjadi salah satu faktor utama terjadinya kerusakan jalan diwilayah kita.

“Untuk itu kami sangat berharap kepada seluruh masyarakat Tubaba kedepannya agar kita bersama-sama menjaga jalan yang sudah kita bangun,”harapnya.

Oleh karena itu, Sumardi menegaskan kepada pihak Kontraktor pelaksana yang menjadi Rekanan Dinas PUPR agar kiranya dapat melaksanakan pekerjaan tersebut pada kententuan kontrak yang ada.

“Itu, jangan Asal mengerjakan,
sebelum dikerjakan pekerjaan tersebut dapat di pahami dengan sebenar-benarnya, agar hasil pekerjaan tersebut dapat maksimal bisa awet dimanfaatkan oleh masyarakat luas khususnya warga setempat.”tegasnya.( Madi)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini