Beranda Info Lampung Pringsewu Kasubbag TU Kemenag Pringsewu Halangi Tugas Wartawan, HP Awak Media Terpelanting

Kasubbag TU Kemenag Pringsewu Halangi Tugas Wartawan, HP Awak Media Terpelanting

1197
0

PRINGSEWU | Perdebatan terjadi antara oknum pegawai Kantor Kementerian Agama Pringsewu Lampung dengan awak media saat media mengadakan kontrol sosial dilokasi pembangunan pagar kantor tersebut, Selasa 12/07/2022.

Bermula saat media mengadakan fungsi kontrol sosial pembangunan pagar Kantor Kementerian Agama Kabupaten Pringsewu dengan Nomor Perjanjian Kontrak yaitu : B – 0794 KK. 08. 13/ 2 KS.01. 7/6/06 2022 tanggal 17 Juli 2022 dengan nilai kontrak sebesar Rp. 737 277.392 (tujuh ratus tiga puluh tujuh juta dua ratus tujuh puluh tujuh ribu tiga ratus sembilan puluh dua ribu rupiah) APBN 2022 kontraktor pelaksana yaitu CV. Traco Perdana yang diduga tidak sesuai dengan perencanaan.

Setelah team media ini melakukan investigasi terdapat dugaan kejanggalan dan kesalahan dalam melakukan pemasangan batu pondasi.

Saat dikonfirmasi kesalah satu tukang menjelaskan bahwa pengerjaan tersebut bukan berdasarkan teknis.

“Kami mengerjakan tidak menggunakan teknis tapi berdasarkan pengalaman kerja memasang batu, hingga pekerjaan tersebut tidak menggunakan draft gambar yang semestinya digunakan dalam pemasangan batu,” Ujarnya.

“Gak tau saya juga bingung, “Ujar Tarman salah satu tukang pekerjaan pagarKantor Kemenag Pringsewu tersebut.

Konfirmasi kami kepada Agus Supriyanto yang merupakan perwakilan Kemenag Pringsewu dilokasi, menjelaskan bahwa pekerjaan yang tidak mengukan RAB, itu menyalahi aturan.

“Apabila pelaksanaan  pekerjaan tidak menggunakan gambar atau RAB menyalahi aturan, dalam hal ini RAB atau gambar menjadi acuan untuk melaksanakan kegiatan pengerjaan proyek tersebut,”Tutupnya.

PERDEBATAN TERJADI

Saat masih dilokasi, disela konfirmasi, Kasubag TU Kemenag Pringsewu M. Sakban mendatangi para awak media dengan nada kasar dan hendak melakukan perampasan alat rekam/HP sehingga Handphone salah satu awak media terpelanting jatuh.

“Saya atasannya Agus, dan media dilarang mengkonfirmasi dan melakukan pengambilan gambar di wilayah pekerjaan proyek pagar Kemenag, kamu belum tau saya,” tutupnya dengan nada kasar, sombong dan arogan.

(Borneo)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini