Beranda Tulang Bawang Tulang Bawang Barat Jelang Nataru, Dinas Koperindag Tulang Bawang Barat Lakukan Sidak Di Pasar Tradisional 

Jelang Nataru, Dinas Koperindag Tulang Bawang Barat Lakukan Sidak Di Pasar Tradisional 

564
0

 

TULANG BAWANG BARAT Lampung.sumselnews.co.id | Menjelang Natal dan Tahun Baru (Nataru) Kepala Bagian Perekonomian serta Dinas Koperasi, UMKM, Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag) Kabupaten Tulangbawang Barat (TUBABA) Lampung, Lakukan sidak di pasar Tradisional Modern Pulung Kencana kecamatan Tulung Bawang Tengah (TBT). guna memantau stabilitas harga kebutuhan pokok.

Dikatakan Kabag Perekonomian Suwardi, saat dikonfirmasi awak media mengatakan, bahwasanya Kegiatan ini dalam rangka menjamin stabilitas harga bahan pokok di pasar yang ada di wilayah Kabupaten Tubaba. Kita juga cek ketersediaan pangan bagi masyarakat, apakah cukup sampai Natal dan Tahun Baru nanti.

Sejauh ini, kata Suwardi, komoditas bahan pokok masih relatif stabil hanya saja terdapat beberapa jenis, bahan pokok yang mengalami kenaikan seperti Bawang Merah yang saat ini harganya mencapai Rp.30-32 Ribu, atau naik sekitar Rp.2 ribu dari biasanya. Kemudian, terdapat juga kenaikan sekitar Rp.5 ribu untuk daging Ayam dan Sapi yang saat ini harganya daging ayam mencapai Rp.35 ribu per kg, dan daging Sapi 125 ribu, dari biasanya hanya Rp.30 ribu dan Rp.120 ribu.

“Sedangkan untuk komoditas lain seperti gula, minyak dan lainnya masih relatif stabil dan memang ada kenaikan sedikit tapi ya namanya hukum pasar karena permintaan semakin meningkat maka harga juga turut meningkat,” ujarnya saat dikonfirmasi, Kamis (15/12/2022)

Sidak ini, Menurutnya, termasuk salah satu cara pihaknya dalam menyikapi libur panjang Natal dan Tahun Baru. Selain itu, dan pihaknya akan terus memantau perkembangan harga dan mempersiapkan sejumlah opsi apabila terjadi kenaikan harga yang signifikan, salah satunya dengan operasi pasar (OP).

Meski demikian, pihaknya memastikan akan terus memantau perkembangan harga, apabila ada perbuatan nakal dari para pedagang memainkan harga, timbangan tidak sesuai, maka pihaknya akan menindak pedagang nakal tersebut bahkan jika terdapat padagang yang sengaja melakukan penimbunan bahan pangan hingga menyebabkan kelangkaan dan kenaikan harga maka pihaknya juga akan memberikan tindakan tegas.

Sebab, kata dia, saat ini pemerintah pusat maupun daerah terus mengawasi dan mengendalikan harga-harga. Hal ini agar tidak sampai terjadi kelangkaan barang di pasaran.

“Sebagaimana kita ketahui, ketika menjelang hari besar seringkali terjadi kenaikan harga barang kebutuhan pokok yang begitu meroket. Hal ini tak jarang juga diikuti dengan terjadinya kelangkaan barang. Hal inilah yang kami antisipasi,” tuturnya. (Madi)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini