Kabid Cipta Karya PUPR Tulang Bawang Abdul Latif, Saat di konfirmasi oleh awak media, Senin 09/01/2022.(dok.Yogi)
TULANG BAWANG – Proyek Pembangunan Taman Seribu Bunga di jalan Lintas Timur Simpang Penawar, Kecamatan Banjar Margo, Tahun 2022 lalu mangkrak dan putus kontrak kembali.
Sebelumnya, di tahun 2021 yang lalu, proyek Taman Seribu di kerjakan oleh PT. Talang Batu Berseri bernomor kontrak : 03/SPMK/TAMAN-SP.PENAWAR/ V.3-c/TB/V/2021 dengan nilai kontrak Rp. 12.804.427008,02, terindikasi sempat mangkrak lantaran putus kontrak sepihak lantaran habis waktu pengerjaan.
Dan dilanjut di tahun 2022, pembangunan Taman Seribu Bunga yang merupakan taman kebanggan Bupati Tulang Bawang itu, dilanjutkan kembali oleh CV. Sumber Karya Jaya dengan nama paket Pembangunan Taman Simpang Penawar (lanjutan) dan pembangunan perkerasan jalan di Areal Taman Simpang Penawar, dengan nilai pagu Rp. 9.000.000.000, HPS Rp. 8.999.999.995,58, dan harga terkoreksi Rp. 7.496.573.073,43. Namun proyek tersebut di kabarkan kembali manggrak dan putus kontrak.
Hal ini di benarkan Kabid PUPR Cipta Karya Abdul Latif saat di temui saat rapat di Dinas KB Tulang Bawang, Senin (09/01/2023).
Dirinya membenarkan bahwa proyek taman seribu bunga kembali putus Kontrak.
” Ia memang benar proyek tersebut putus kontrak kembali, ini bukan masalah dari kami, tetapi dari pihak ke 3 atau dari kontraktor, karena konsultan pengawas. Kami sudah bekerja dengan sesuai aturan atau tupoksi,”kata Abdul Latif saat ditemui.
Lebih lanjut Abdul Latif juga mengatakan, terkait putus kontrak tersebut dimungkinkan kesalahan pihak pelaksana sendiri. “Masalah mereka adalah pendanaan meraka yang kurang,” ungkap kabid Abdul Latif.
Iya juga menambahkan progres pekerjaan taman seribu kini mencapai 75 Persen tahun 2023.
“Pengerjaan tersebut sudah mencapai 75 persen dan yang dibayarakan kepada pihak pelaksana sesuai dengan mereka Kerjakan, dan kerugian hingga putus kontrak dipotong 5 persen dan di pulangkan ke kas negara,” ujar Abdul Latif.
Saat ditanya wartawan, apakah di tahun 2023 progres pengerjaan taman seribu bunga akan dilanjutkan? Dirinya belum bisa memberikan jawaban yang pasti.
“Saya juga kurang tahu untuk tahun 2023, apakah dilanjutkan apa tidak pengerjaan taman seribu bunga, karena yang jelas pak kadis yang lebih tau, dan juga untuk kedepannya untuk para kontraktor harus di perhitungkan kuantitas dan kualitasnya dan juga untuk masalah pendananya,” ucapnya.
Direktur CV Sumber Karya Jaya belum bisa di Konfirmasi terkait apa penyababnya proyek taman seribu bunga putus kontrak.
Laporan :(Gi/Affyt)





