Beranda Tulang Bawang Tulang Bawang Barat Dugaan Pungli Bantuan PKH, Masyarakat Di Kecamatan Tumijajar Harapkan APH Bertindak 

Dugaan Pungli Bantuan PKH, Masyarakat Di Kecamatan Tumijajar Harapkan APH Bertindak 

1124
0

TULANG BAWANG BARAT Lampung.sumselnews.co.id |Bansos PKH warga kecamatan Tumijajar yang dirampas oleh oknum diduga menjadi korban pungutan liar di Transfer kembali oleh Si oknum ke rekening warga penerima bantuan. Warga harapkan tim Saber Pungli.

Kepolisian Resor Tulang Bawang Barat (TUBABA) Polda Lampung dapat bertindak mendengar jeritan si miskin di wilayah hukumnya.

Sebelumya, Rahmad Wibowo Pendamping PKH di Kecamatan Tumijajar, Kabupaten Tulang Bawang Barat (TUBABA), provinsi Lampung, menanggapi konfirmasi awak media online, terkait dugaan pungutan liar (Pungli) atau pemotongan dan pengolektipan kartu ATM pada bantuan sosial (Bansos), Program Keluarga Harapan (PKH). Dirinya membantah soal apa yang dituduhkan kepadanya, itu tidaklah benar.

Dalam berita yang dimuat sebelumnya hasil temuan awak media dari beberapa sumber sebagai warga penerima bantuan PKH dilingkungan kelurahan Dayamurni terkait Bansos PKH disebutkan, adanya dugaan Pungli atau pemotongan uang bantuan PKH dan pengolektipan kartu ATM PKH, oleh salah seorang oknum pendamping PKH di Kecamatan Tumijajar.

Alhasil, Rahmat pendamping pun berkelit soal dugaan perampasan atau pemotongan dana hak milik sebagai warga penerima bantuan PKH tersebut.

“Selama ini saya tidak pernah memegang atau menyuruh orang lain untuk mengambil kartu ATM PKH milik KPM PKH, apa lagi sampai mencairkan bantuan PKH tersebut, karena itu bukan tugas dan fungsi saya,” elaknya.

Lanjut Rahmad, kalau memang ada pihak KPM yang merasa dirugikan yang mana orangnya.

“Saya ingin tahu dan apa yang saya rugikan dan siapa yang saya pungut atau saya potong,” kata Rahmad saat dikonfirmasi awak media, pada, Jum’at (31/03/23).

Namun anehnya, bisa dikatakan spesialis atau yang sudah profesional oknum yang menjalankan Praktek dugaan pungutan liar (pungli) pada Bantuan Sosial Program Keluarga Harapan (Bansos PKH). Hal itu, dinilai setelah awak media mendapat informasi kembali, dari penerima bantuan PKH warga yang merasa dirugikan.

Farida salah satu warga yang berdomisili lingkungan kelurahan Dayamurni yang diduga jadi korban pungutan liar (pungli) oleh oknum tidak bertanggung jawab mengatakan, bahwa setelah diberikan, ada dana siluman yang masuk kerekening PKH miliknya, siapa yang mentransfer uang tersebut mereka tidak tahu.

“Sedangkan beberapa waktu lalu kami sudah melakukan pencairan yang diberikan oleh kelompok sebesar Rp.225.000 ribu.

Lanjut Farida menegaskan, jangan kira semua masalah akan sirna serta selesai jika uang tersebut dikembalikan, diperkirakan masih banyak warga lainnya yang mengalami hal sama seperti yang dialaminya. Dari proses pencairan sebelum-sebelumnya, yang diduga menjadi korban pungutan liar (pungli) oleh oknum.

BACA JUGA : Dugaan Pungli Bansos PKH Di Wilayah Kecamatan Timijajar Tubaba, ATM PKH Dicairkan Oknum

Warga berharap Tim Sapu Bersih pungutan liar (pungli) Kepolisian Resor Tulang Bawang Barat Polda Lampung dapat mendengar jeritan si miskin di wilayah hukumnya, agar dapat segera menyelidiki dugaan terjadinya pungutan, terkait proses pencairan pada bantuan sosial (Bansos), Program Keluarga Harapan (PKH), yang dialami warga di kelurahan Dayamurni kecamatan tumijajar kabupaten TUBABA.

“Kami harapkan polisi maupun tim Saber Pungli segera melacak para pelaku pemungutan liar tersebut.”Pungkasnya.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini