Beranda BANJIR Ratusan Hektare Sawah di Ambarawa Terendam Banjir, Warga Minta Normalisasi Sungai

Ratusan Hektare Sawah di Ambarawa Terendam Banjir, Warga Minta Normalisasi Sungai

1231
0

PRINGSEWU | Hujan deras yang mengguyur wilayah Kecamatan Ambarawa, Kabupaten Pringsewu, Lampung, sepanjang malam menyebabkan ratusan hektare area persawahan milik warga terendam banjir, Minggu (6/7/2025).

Kondisi paling parah terjadi di wilayah Pekon Ambarawa, Ambarawa Barat, dan Ambarawa Timur. Luapan Sungai Way Napal dan Way Bulok menjadi penyebab utama banjir yang merendam tanaman padi yang sedang dalam masa pertumbuhan.

Kepala Pekon Ambarawa, Alhuda, menjelaskan bahwa meluapnya dua sungai tersebut disebabkan oleh tingginya curah hujan yang membuat debit air melebihi kapasitas sungai. Akibatnya, air meluap ke area persawahan dan merusak lahan pertanian warga

“Kami sangat prihatin dengan kondisi ini. Atas nama masyarakat, kami memohon kepada pemerintah daerah maupun pusat agar segera memprioritaskan normalisasi Sungai Way Napal dan Way Bulok. Kami juga meminta evaluasi terhadap fungsi Bendungan Way Gatel di Pekon Panjerejo yang turut berperan dalam pengendalian air,” ungkap Alhuda.

Ia juga mengimbau kepada para petani agar tetap waspada dan berhati-hati terhadap potensi banjir susulan, mengingat kondisi cuaca masih belum menentu.

Senada, Bambang, warga Pekon Ambarawa, juga menyampaikan harapan besar kepada pemerintah agar segera turun tangan. Menurutnya, jika tidak segera ditangani, potensi gagal panen sangat besar dan berdampak langsung pada perekonomian warga.

“Kami mohon perhatian serius dari pemerintah. Bukan hanya untuk sekarang, tapi juga jangka panjang. Sungai sudah lama tidak dinormalisasi, dan kejadian ini terus berulang setiap musim hujan,” ujarnya.

Warga lainnya pun menyampaikan keluhan yang sama. Mereka berharap adanya solusi nyata dari pemerintah, termasuk bantuan langsung bagi petani terdampak dan pembangunan infrastruktur pengendalian banjir yang lebih baik.

Situasi ini menjadi peringatan penting bagi pemerintah dan semua pihak terkait agar segera mengambil langkah konkret dalam penanganan banjir dan perlindungan lahan pertanian yang menjadi sumber penghidupan utama masyarakat.

Editor: Darmawan

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini