Meriah! Pekon Ambarawa Barat Gelar Tradisi Suran & Bersih Desa Sambut Tahun Baru Islam 1447 H
PRINGSEWU | lampung.sumselnews.co.id – Dalam rangka menyambut Bulan Muharram sekaligus memperingati Tahun Baru Islam 1447 Hijriah, warga Pekon Ambarawa Barat, Kecamatan Ambarawa, Kabupaten Pringsewu, Lampung, menggelar rangkaian acara adat dan keagamaan bertajuk Suran dan Bersih Desa, Senin hingga Selasa (8 Juli 2025). Kegiatan ini berlangsung khidmat dan meriah, memadukan nilai spiritual dan budaya yang menjadi kekayaan masyarakat setempat.
Rangkaian dimulai pada Senin sore dengan ziarah ke makam para leluhur oleh aparatur pekon beserta tokoh masyarakat sebagai bentuk penghormatan dan pengingat akan sejarah dan perjuangan pendahulu.
Kemudian, pada malam harinya, dilaksanakan istighosah bersama dalam suasana khusyuk, sebagai wujud rasa syukur dan doa bersama menyambut datangnya tahun baru Islam serta memohon keselamatan dan keberkahan di tahun yang baru.
Puncak acara berlangsung pada Selasa pagi, dengan ruwat bumi yang dilaksanakan hingga waktu Dhuhur. Prosesi ruwatan ini dipercaya sebagai simbol membersihkan pekon dari segala hal buruk, sekaligus menyucikan diri menyongsong tahun baru hijriah yang penuh harapan.
Sebagai hiburan untuk masyarakat, Selasa sore digelar pertunjukan seni Kuda Kepang, disambut meriah oleh warga dari berbagai kalangan. Malam harinya, panggung budaya ditutup dengan pagelaran wayang kulit semalam suntuk, membawakan lakon “Wisang Geni Krido”, yang penuh pesan moral, kepahlawanan, dan filosofi kehidupan.
Kepala Pekon Ambarawa Barat, Suranto, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk pelestarian budaya sekaligus momentum spiritual dalam menyambut Tahun Baru Islam.
“Acara Suran dan Bersih Desa tahun ini sangat istimewa karena bertepatan dengan datangnya Bulan Muharram dan Tahun Baru Islam 1447 H. Ini menjadi momen penting bagi kita semua untuk introspeksi, mempererat tali silaturahmi, dan melestarikan warisan budaya leluhur,” ujar Suranto
Ia juga mengapresiasi seluruh pihak yang telah berpartisipasi dan mendukung penuh kelancaran acara, mulai dari perangkat desa, tokoh adat, tokoh agama, hingga seluruh warga masyarakat.
Antusiasme masyarakat terhadap kegiatan ini sangat tinggi. Sejak awal hingga akhir, warga mengikuti dengan penuh semangat dan rasa kebersamaan. Hal ini menunjukkan bahwa nilai-nilai kebudayaan dan keagamaan masih sangat dijaga dan dicintai oleh masyarakat setempat.
Acara ini juga turut dihadiri oleh Bupati Pringsewu, unsur Forkopimcam seperti Kapolsek, Danramil, Camat Ambarawa, anggota DPRD, serta tokoh masyarakat lainnya.
Tradisi Bersih Desa di Pekon Ambarawa Barat bukan sekadar agenda tahunan, tetapi menjadi wadah memperkuat identitas budaya lokal, meningkatkan spiritualitas masyarakat, serta menjaga harmoni antarwarga dalam bingkai kebhinekaan.
Laporan: Murawi | Editor: Darmawan





