PRINGSEWU — Semangat berkurban masyarakat di Kecamatan Ambarawa, Kabupaten Pringsewu, pada momentum Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah/2026 Masehi menunjukkan angka yang sangat signifikan. Berdasarkan data yang dihimpun Penggerak Kemakmuran Masjid dan Mushola (PKMM) Kabupaten Pringsewu, jumlah hewan kurban di seluruh wilayah Kecamatan Ambarawa mencapai ratusan ekor.
Ketua PKMM Kabupaten Pringsewu, Ustadz Ismail menyampaikan bahwa total hewan kurban tahun ini terdiri dari 253 ekor sapi dan 403 ekor kambing yang tersebar di berbagai masjid dan mushola se-Kecamatan Ambarawa.
“Alhamdulillah, antusias masyarakat untuk berkurban tahun ini sangat tinggi. Ini menjadi bukti nyata meningkatnya kepedulian sosial dan semangat berbagi kepada sesama,” ujar Ustadz Ismail.
Ia menjelaskan, apabila rata-rata harga sapi diperkirakan sebesar Rp21 juta per ekor, maka total nilai ekonomi dari hewan kurban sapi mencapai sekitar Rp5.313.000.000 (lima miliar tiga ratus tiga belas juta rupiah).
Sementara itu, untuk hewan kurban kambing, dengan asumsi rata-rata harga Rp3 juta per ekor, total nilainya mencapai Rp1.209.000.000 (satu miliar dua ratus sembilan juta rupiah).
Dengan demikian, total perputaran dana kurban di Kecamatan Ambarawa pada Iduladha tahun ini diperkirakan mencapai Rp6.522.000.000 (enam miliar lima ratus dua puluh dua juta rupiah).
Menurutnya, angka tersebut tidak hanya mencerminkan semangat ibadah masyarakat, tetapi juga memberikan dampak positif terhadap perekonomian lokal, khususnya bagi peternak dan pelaku usaha hewan ternak di wilayah Kabupaten Pringsewu dan sekitarnya.
“Momentum Iduladha bukan hanya tentang ibadah dan pengorbanan, tetapi juga mampu menggerakkan ekonomi masyarakat. Para peternak merasakan manfaat besar dari tingginya kebutuhan hewan kurban setiap tahun,” tambahnya.
PKMM Kabupaten Pringsewu berharap semangat kebersamaan dan kepedulian sosial melalui ibadah kurban terus meningkat pada tahun-tahun mendatang, sehingga manfaatnya dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat yang membutuhkan.
(DRM)






