Beranda Tulang Bawang Anggaran Dinkes Tulang Bawang Disorot, Publik Minta Transparansi Pengelolaan

Anggaran Dinkes Tulang Bawang Disorot, Publik Minta Transparansi Pengelolaan

1037
0

Tulang Bawang — Pengelolaan anggaran pada Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Tulang Bawang menjadi sorotan publik. Sejumlah pihak mendorong adanya transparansi dalam penggunaan anggaran, khususnya pada beberapa pos belanja yang nilainya dinilai cukup besar pada tahun anggaran 2024.

Berdasarkan data yang beredar, salah satu pos anggaran yang mendapat perhatian adalah belanja perjalanan dinas yang tercatat mencapai sekitar Rp15.762.578.000 pada tahun 2024. Nilai tersebut memicu pertanyaan dari sejumlah kalangan masyarakat terkait efektivitas serta peruntukan penggunaannya.

Selain itu, terdapat beberapa item anggaran lain yang juga menjadi perhatian publik, di antaranya:

Belanja makanan dan minuman pada fasilitas pelayanan urusan kesehatan, seperti PMT Bumil KEK, PMT bayi balita kurang gizi, dan bahan praktik PMT sebesar Rp3.022.149.400.

Belanja modal alat kesehatan umum lainnya, meliputi temperatur logger, sanitarian kit, cold storage, peralatan puskesmas pembantu, hingga pinset anatomis sebesar Rp1.529.112.952.

Belanja makanan dan minuman rapat (makan rapat dan kudapan/snack) sebesar Rp1.158.920.000.

Belanja bahan cetak kegiatan kantor seperti leaflet sebesar Rp596.915.000.

Instalasi air kotor (IPAL) sebesar Rp578.154.000.

Belanja obat-obatan (formasi) sebesar Rp984.219.310.

Belanja modal sumur pemboran untuk prasarana air bersih reverse osmosis sebesar Rp280.910.048.

Belanja alat/bahan kegiatan kantor seperti fotokopi folio, banner atau spanduk, serta cetak leaflet sebesar Rp243.288.300.

Beberapa kalangan masyarakat menilai besarnya nilai anggaran tersebut perlu dijelaskan secara terbuka kepada publik guna memastikan penggunaan anggaran berjalan sesuai aturan serta memberikan manfaat maksimal bagi pelayanan kesehatan masyarakat.

Upaya konfirmasi telah dilakukan oleh wartawan pada Kamis (5/3/2026) dengan mendatangi kantor Dinas Kesehatan Kabupaten Tulang Bawang. Namun, Kepala Dinas Kesehatan, Fatoni, tidak berada di kantor.

Menurut informasi dari petugas di kantor tersebut, Kepala Dinas dan Sekretaris dinas sedang tidak berada di tempat.

Saat dihubungi melalui pesan WhatsApp, Fatoni menyampaikan bahwa dirinya sedang dalam kondisi sakit dan tidak berada di kantor.

“Saya tidak ada di kantor, saya sedang sakit. Pak sekretaris juga sedang rapat koordinasi,” ujar Fatoni melalui pesan singkat.

Hingga berita ini diterbitkan, Kepala Dinas Kesehatan Fatoni maupun Sekretaris Dinas Sholihin belum memberikan keterangan lebih lanjut terkait rincian penggunaan anggaran tersebut.

Sejumlah pihak berharap pihak Dinas Kesehatan Kabupaten Tulang Bawang dapat memberikan penjelasan resmi agar informasi yang berkembang di masyarakat dapat diluruskan secara terbuka dan transparan.

Catatan Redaksi:

Redaksi menjunjung tinggi prinsip cover both sides serta berpedoman pada Kode Etik Jurnalistik. Oleh karena itu, pihak Dinas Kesehatan Kabupaten Tulang Bawang, khususnya Kepala Dinas Fatoni dan Sekretaris Sholihin, diberikan hak jawab dan hak klarifikasi apabila ingin memberikan penjelasan atau tanggapan atas informasi dalam pemberitaan ini. Hak jawab akan dimuat secara proporsional pada pemberitaan selanjutnya.

(Y/Tim)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini