Beranda BANTEN TANGERANG Ampere Situmeang : Sebaiknya Kejari Kabupaten Tangerang , Membuka Sumber Dana Pembangunan...

Ampere Situmeang : Sebaiknya Kejari Kabupaten Tangerang , Membuka Sumber Dana Pembangunan Jamban ke Publik

320
0

Tangerang | Untuk menghindari isu miring di alamatkan kepada kejaksaan negeri / Kepala Kejaksaan Negeri Kabupaten Tangerang, sebagaimana telah tersiar di media massa, terkait dari mana asal- usul sumber dana dalam pembiayaan, pembangunan jamban yang diduga dilaksanakan oleh pihak kepala kejaksaan negeri ( Kajari ) Kabupaten Tangerang belum lama ini.

Berkaitan dengan hal diatas tersebut, Ampera Situmeang selaku penasehat Lembaga Pers MOI DPW Banten mengatakan, sebaik nya Ricky Tommy Hasiholan selaku Kepala kejaksaan Negeri (kajari ) Kabupaten Tangerang, dapat mejelaskan ke publik tentang sumber dana yang di peruntukkan di dalam membangun jamban tersebut, dengan asas keterbukaan informasi publik dan asas melayani,” kata Ampera kepada awak media Jum’at, 2 Agustus 2024.

Ketika tanya tentang ketegasan dari kajari Kabupaten Tangerang ini, dirinya mengatakan bahwa kepala Kejaksaan Negeri Kabupaten Tangerang adalah sosok yang sangat tegas.

“Ia setahu saya Ricky Tommy Hasiholan, SH., MH., tegas orangnya dan memang harus tegas. Mengingat lembaga yang di nahkodai Ricky Tommy ini adalah lembaga yang mempunyai banyak kewenangan. kewenangan, dalam penyelidikan, penyidikan , penuntutan dan eksekusi.

Ketika tanya kenal dengan Ricky Tommy Hasiholan ? Penasehat Perkumpulan Media Oline Indonesia ( MOI ) DPW Provinsi Banten ini, tidak mau menampiknya namun pertanyaannya bukan kenal atau tidak kenal.

“Seandainya saya bilang kenal dengan Ricky Tommy apakah lantas kajarinya mau kenal dengan saya sembari bertanya dengan senyumanan, namun terlepas dari kenal atau tidak dengan kajari yang utama adalah berani Jujur Hebat,” ujarnya.

“Terkait pernyataan dari salah satu Oknum pengamat Politik yang mengatakan “Media ” Abal – abal ” jangan dilayani adalah sifat yang ingin mengurusi dapur orang lain. Jadi lewat media ini kita bertanya kepada yang bersangkutan, apa syarat mejadi media yang dimaksud oleh oknum pengamat politik ini ?, dan apa tujuan dari pernyataan oknum pengamat politik ini,” Ujarnya.

 

(SHR)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini