Beranda Pesawaran Balita Stunting di Pesawaran, Ketua Setwil FPII Lampung Angkat Suara

Balita Stunting di Pesawaran, Ketua Setwil FPII Lampung Angkat Suara

476
0

PESAWARAN, LAMPUNG – Kasus stunting kembali mencuat di Kabupaten Pesawaran. Seorang balita bernama Muhammad Aepudin bin Sukriyah (2,6 tahun), warga Desa Bayas Jaya, Kecamatan Way Khilau, saat ini tengah menjalani perawatan di RS Abdul Moeloek akibat kekurangan gizi, Minggu (14/09/2025).

Kondisi yang dialami balita tersebut membuat keluarga berharap doa dan dukungan agar sang anak segera pulih. Mereka juga meminta perhatian khusus dari Pemerintah Kabupaten Pesawaran untuk turut membantu pemulihan kesehatan anaknya.

Menanggapi hal itu, Ketua Setwil Forum Pers Independent Indonesia (FPII) Lampung, Sufiyawan, ikut menyoroti kasus ini. Ia mempertanyakan efektivitas program pencegahan stunting yang selama ini gencar digaungkan dari tingkat desa hingga pusat.

“Dengan kejadian ini, menjadi pertanyaan besar terkait pengawasan program stunting. Apakah hanya sekadar laporan tertulis dan seremonial rapat tahunan yang menghabiskan anggaran, sementara fakta di lapangan masih ada keluarga dan anak yang mengalami kurang gizi?” ujarnya.

Sufiyawan juga menegaskan bahwa pihak terkait mulai dari pemerintah desa, kecamatan, dinas, hingga Pemerintah Kabupaten Pesawaran harus hadir memberikan dukungan nyata.

“Saya meminta pemerintah benar-benar hadir memberikan suport dan perawatan agar ananda kembali sehat dan bisa pulang bersama keluarga,” pungkasnya.

By: Redaksi

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini