Beranda Info Lampung Pringsewu Hadiri Milad Muhammadiyah Ke 113, Bupati Pringsewu  Sebagai “KAMANDANU”

Hadiri Milad Muhammadiyah Ke 113, Bupati Pringsewu  Sebagai “KAMANDANU”

3115
0

PRINGSEWU | Bupati Pringsewu H. Riyanto Pamungkas menghadiri rangkaian puncak peringatan Milad Muhammadiyah ke-113 tahun 2025 yang dipusatkan di Pekon Ambarawa, Kecamatan Ambarawa, Kabupaten Pringsewu, Sabtu (22/11/2025). Kegiatan yang berlangsung sejak 20–22 November tersebut menghadirkan ribuan warga, kader, dan simpatisan Muhammadiyah.

Acara turut dihadiri Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Lampung Prof. Dr. H. Sudarman, S.Ag, Ketua PDM Pringsewu H. Giarto, M.Pd.I, jajaran PCM Ambarawa, Anggota DPRD Pringsewu Assa Otorida El Hakim, M.M dan Dedi Sutarno, S.Pd, Pimpinan Aisyiyah, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta berbagai perwakilan organisasi keagamaan.

Kegiatan Milad Muhammadiyah ke-113 di Ambarawa berlangsung meriah melalui karnaval budaya, berbagai perlombaan, pentas seni, pembagian sembako oleh Lazismu, hingga pemeriksaan kesehatan gratis, pembagian satunan anak yatim, oleh PDM Kabupaten Pringsewu yang di berikan langsung oleh Bupati Pringsewu. Antusiasme warga terlihat dari padatnya peserta di setiap kegiatan.

Dalam sambutannya, Bupati Pringsewu H. Riyanto Pamungkas menyampaikan apresiasi atas kontribusi Muhammadiyah dalam pembangunan daerah. Di hadapan ribuan peserta, ia menyampaikan istilah yang menjadi sorotan, yakni KAMANDANU—kadang Muhammadiyah, kadang NU—sebagai simbol kebersamaan dan persatuan antarorganisasi keagamaan.

“Sebagai Bupati, saya harus hadir untuk seluruh golongan tanpa membeda-bedakan. Muhammadiyah dan NU sama-sama memberikan sumbangsih besar dalam mencerdaskan dan memajukan masyarakat,” ujarnya.

Ia berharap Milad Muhammadiyah dapat memperkuat nilai keagamaan dan karakter generasi muda di Pringsewu.

“Semoga Muhammadiyah terus melahirkan generasi yang religius, cerdas, dan siap membangun Pringsewu yang makmur, Lampung maju, dan Indonesia emas,” tambahnya.

Ketua PDM Pringsewu H. Giarto, M.Pd.I menyampaikan rasa syukur atas kelancaran acara.

“Milad ke-113 ini adalah bentuk kekompakan dan kesungguhan Muhammadiyah untuk terus hadir memberi manfaat bagi masyarakat. Dakwah, pendidikan, dan pelayanan sosial akan terus menjadi fokus gerakan kami,” kata Giarto.

Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Lampung Prof. Dr. H. Sudarman, S.Ag dalam sambutannya menegaskan pentingnya menjaga semangat tajdid.

“Muhammadiyah harus terus adaptif dan inovatif menghadapi perubahan zaman. Semoga dakwah Muhammadiyah semakin mencerahkan dan bermanfaat bagi masyarakat luas,” ujarnya. PWM Lampung.

Peringatan Milad Muhammadiyah ke-113 ini juga menjadi refleksi sejarah berdirinya Muhammadiyah pada 18 November 1912 oleh KH Ahmad Dahlan, yang hingga kini terus memberi kontribusi bagi umat dan bangsa.

—Laporan: Darmawan

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini