Beranda Info Lampung Lampung Selatan Ijtima Ulama Dunia 2025 Hidupkan Kota Baru, Bupati Egi Apresiasi Momentum Doa...

Ijtima Ulama Dunia 2025 Hidupkan Kota Baru, Bupati Egi Apresiasi Momentum Doa dan Kebangkitan Ekonomi Warga

346
0

Lampung Selatan – Kawasan Kota Baru di Kecamatan Jati Agung menjelma menjadi pusat doa, zikir, dan pergerakan ekonomi rakyat ketika ratusan ribu jemaah dari berbagai daerah di Indonesia bahkan mancanegara menghadiri Ijtima Ulama Dunia 2025: Tabligh Akbar Indonesia Berdoa, Jumat (28/11/2025).

Bupati Lampung Selatan, Radityo Egi Pratama, bersama Wakil Bupati M. Syaiful Anwar dan Sekretaris Daerah Supriyanto, hadir langsung menyambut para ulama serta jemaah yang sejak pagi telah memenuhi area utama kegiatan. Selama tiga hari, 28–30 November, Kota Baru menjadi titik perjumpaan umat Islam untuk memperkokoh ukhuwah, mendengarkan tausiah, dan bermunajat bersama.

Pelaksanaan salat Jumat berjamaah menjadi rangkaian utama di hari pertama. Tampak Menteri Agama RI Nasaruddin Umar berada di saf terdepan bersama Menko Pangan RI Zulkifli Hasan, Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal, serta Gubernur Bengkulu Helmi Hasan. Menag Nasaruddin Umar yang bertindak sebagai khatib mengajak umat menjadikan momentum akbar ini sebagai ruang memperkuat persaudaraan dan membangun kesadaran kolektif menjaga keselamatan bangsa.

“Kita berkumpul di sini bukan sekadar memenuhi agenda, tetapi memohon keselamatan negeri, memperbaiki diri, dan mempererat ukhuwah,” ujarnya dalam khutbah yang disimak khusyuk oleh jemaah yang memadati area salat.

Dampak Ekonomi Langsung: UMKM Menggeliat, Kota Baru Hidup Sampai Malam

Di tengah nuansa keagamaan yang hangat, kegiatan bertaraf internasional ini juga memberi berkah ekonomi bagi warga sekitar. Ribuan jemaah yang berdatangan membuat Kota Baru kembali ramai hingga malam hari. Bupati Egi menegaskan bahwa Ijtima Ulama Dunia bukan hanya menjadi ajang doa bersama, tetapi juga membuka kesempatan baru bagi UMKM dan ekonomi rakyat.

“Dengan hadirnya jemaah dari berbagai penjuru, aktivitas ekonomi tumbuh, UMKM terbantu, dan masyarakat merasakan manfaat langsung,” ujarnya.

Wanda (36), warga setempat, merasakan geliat ekonomi sejak hari pertama.
“Yang tadinya bukan pedagang jadi berdagang. Mau beli apa saja ada. Biasanya sepi, sekarang ramai sampai malam,” ungkapnya.

Pemkab Lampung Selatan mencatat lonjakan aktivitas ekonomi di sektor UMKM, transportasi, kuliner, hingga perhotelan. Kehadiran jemaah dari luar daerah menjadi dorongan signifikan bagi perputaran ekonomi warga yang sebelumnya sepi pengunjung.

(Gil-Kmf/Irul)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini