PRINGSEWU | Nuansa adat dan budaya Lampung kental mewarnai prosesi Resepsi Khitan Ananda Ahmad Raihan Sanjaya yang digelar di Pekon Sinarwaya, Kecamatan Adiluwih, Kabupaten Pringsewu, Minggu (tanggal acara). Dalam prosesi adat Sai Batin tersebut, Ahmad Raihan secara resmi menerima gelar kehormatan adat Kedaloman Akbar Sampurna Jaya.
Acara diawali dengan arak-arakan adat, mengelilingi pekon, diiringi musik tradisional seperti gamolan pekhing, rebana, dan bunyi-bunyian khas Lampung. Rombongan keluarga dan tokoh adat mengenakan pakaian adat Sai Batin, menghadirkan suasana sakral namun meriah yang menarik perhatian warga setempat.
Kemeriahan berlanjut dengan sajian tari-tarian adat Lampung, di antaranya Tari Sigeh Pengunten sebagai bentuk penghormatan dan penyambutan tamu, serta Tari Nyambai yang mempererat interaksi antara keluarga, tokoh adat, dan tamu undangan.
Tokoh adat setempat dalam sambutannya menyampaikan bahwa pemberian gelar Kedaloman Akbar Sampurna Jaya merupakan bagian dari warisan budaya Sai Batin, yang menandai peralihan seorang anak menuju jenjang kehidupan yang lebih dewasa secara adat.
> “Gelar adat ini bukan sekadar nama, tapi juga bentuk tanggung jawab terhadap keluarga dan masyarakat adat Lampung. Kami berharap ananda Ahmad Raihan dapat menjaga nilai-nilai luhur ini di masa depan,” ucap salah satu penyimbang adat.
Acara ini sekaligus menjadi ajang pelestarian budaya lokal yang mengakar kuat di masyarakat Sai Batin. Warga yang hadir tampak antusias mengikuti seluruh rangkaian kegiatan hingga acara ditutup dengan doa adat dan jamuan makan bersama.
Dengan berlangsungnya prosesi ini, keluarga besar dan masyarakat Pekon Sinarwaya berharap tradisi adat Lampung terus hidup dan dikenali generasi muda sebagai warisan identitas daerah.
Laporan : Nazori
Editor : Darmawan







