Beranda BANTEN TANGERANG Musyawarah Desa (Musdes) Sosialisasi Pembentukan Badan Usaha Milik Desa Bersama (Bumdes) Desa...

Musyawarah Desa (Musdes) Sosialisasi Pembentukan Badan Usaha Milik Desa Bersama (Bumdes) Desa Jatimulya, Kecamatan Kosambi

166
0

Kab.Tangerang, lampung.sumselnews.co.id

Terkait dengan menindaklanjuti surat dari Kementerian Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Republik Indonesia Direktorat Jendral Pengembangan Ekonomi dan Investasi Desa Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Nomor : 148/PRI.02/III/2022 Tentang Panduan Teknis Pembentukan Badan Usaha Milik Desa Bersama, Kamis (19/6/2025).

Pemerintah Desa Jatimulya bersama Badan Pemusyawaratan Desa (BPD) Desa Jatimulya mengadakan Musyawarah terkait Pembentukan Badan Usaha Milik Desa di Aula Kantor Desa Jatimulya, Pembentukan Badan Usaha Milik Desa (BUMdes) adalah kegiatan penting dalam proses pendirian BUMdes, Tujuan utama Musdes ini adalah untuk menentukan nama BUMdes, Unit Usaha uang akan dikelola, dan susunan Kepengurusan.

“Maka dari itu Pemerintah Desa Jatimulya, Kec. Kosambi, Kabupaten Tangerang – Banten, selain itu juga resmi membentuk Tim Tanggap Bencana sebagai upaya meningkatkan kesiapsiagaan Masyarakat menghadapi potensi bencana alam maupun kebakaran. Tim ini dilengkapi dengan alat pemadam kebakaran serta perlengkapan Kesehatan dasar.

Acara pembentukan tim ini berlangsung khidmat dan disambut antusias oleh Warga Desa. Kegiatan diawali dengan pembacaan doa oleh Tokoh Agama setempat, H. Manan, yang turut mendoakan kelancaran dan keselamatan dalam setiap penanganan bencana ke depan.

Sebagai bentuk dukungan, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Kabupaten Tangerang turut hadir dalam kegiatan tersebut. Perwakilan BNPB menjadi pembicara utama dan memberikan arahan teknis seputar Langkah-langkah mitigasi bencana di tingkat Desa.

Menurut Kepala Desa Jatimulya (Poniman, S.H.), pembentukan Tim ini merupakan hasil musyawarah Warga dan perangkat Desa yang peduli terhadap keselamatan lingkungan. “Kami tidak ingin hanya bereaksi saat bencana terjadi. Maka dari itu, kesiapan dari sekarang sangat penting,” ujarnya.

Peralatan yang dimiliki tim meliputi tabung pemadam api ringan (APAR), selang air, helm pelindung, tandu evakuasi, P3K standar, serta rompi dan peluit untuk Anggota Tim. Semuanya disiapkan untuk mempercepat respon saat situasi darurat terjadi.

Selain penyediaan alat, pelatihan dasar juga akan diberikan oleh petugas BPBD dan relawan berpengalaman agar Anggota Tim memiliki kemampuan tanggap yang mumpuni. Ke depan, pelatihan berkala direncanakan digelar setiap Tiga Bulan sekali.

Warga Desa Jatimulya – Kecamatan Kosambi pun menyambut positif pembentukan tim ini. Mereka berharap kehadiran tim tanggap bencana mampu menciptakan rasa aman, terutama saat musim hujan yang kerap membawa ancaman banjir dan angin kencang.

Dengan langkah ini, Desa Jatimulya diharapkan bisa menjadi contoh bagi Desa-desa lain di Kabupaten Tangerang dalam membangun budaya siaga bencana dari level Komunitas. Pemerintah Desa menegaskan, bahwa keselamatan Warga adalah prioritas utama, Tutupnya.

Penulis : Muhammad Andika Putra

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini