Beranda Tanggamus Penyeberangan Umbul Baru–Paoh Kini Beroperasi 24 Jam, Tarif Terjangkau Dongkrak Ekonomi Warga

Penyeberangan Umbul Baru–Paoh Kini Beroperasi 24 Jam, Tarif Terjangkau Dongkrak Ekonomi Warga

521
0

Tanggamus – Pembangunan Bendungan Way Sekampung di Kabupaten Tanggamus, Lampung, mulai membawa dampak positif bagi masyarakat sekitar. Salah satu manfaat nyata dirasakan oleh para pengelola dan pengguna jasa penyeberangan yang menghubungkan Dusun Umbul Baru, Pekon Tiuh Memon, Kecamatan Pugung, Kabupaten Tanggamus, dengan Dusun Paoh, Pekon Kamilin, Kecamatan Pagelaran Utara, Kabupaten Pringsewu.

Menurut pengelola penyeberangan, Cik Heri, sejak beroperasinya bendungan dan terbukanya jalur air tersebut, aktivitas penyeberangan kini dapat diakses selama 24 jam penuh. Tarif jasa penyeberangan pun terbilang terjangkau, berkisar antara Rp5.000 hingga Rp10.000 per penyeberangan, tergantung jenis kendaraan dan muatan.

“Sekarang penyeberangan bisa buka penuh, siang dan malam. Banyak warga yang memilih lewat sini karena lebih cepat dan hemat waktu,” ujar Cik Heri saat ditemui, Selasa (15/10/2025).

Keberadaan penyeberangan ini dinilai mampu memangkas waktu tempuh hingga 30 menit dibandingkan jalur darat biasa. Hal ini memberi kemudahan bagi masyarakat yang beraktivitas lintas kecamatan, seperti pedagang, pelajar, maupun petani.

Selain memperlancar mobilitas warga, penyeberangan ini juga membuka peluang ekonomi baru. Warga sekitar kini banyak terlibat dalam pengelolaan jasa tersebut, mulai dari operator perahu hingga penyedia warung makan dan tempat istirahat di sekitar lokasi.

Pemerintah daerah setempat memberikan apresiasi terhadap inisiatif warga yang mampu mengelola penyeberangan secara mandiri. Keberadaan akses ini diharapkan menjadi pendorong tumbuhnya kegiatan ekonomi di kawasan sekitar Bendungan Way Sekampung.

Sebagai informasi, Bendungan Way Sekampung merupakan salah satu Proyek Strategis Nasional (PSN) yang dibangun untuk mendukung pengelolaan sumber daya air di Provinsi Lampung. Selain berfungsi sebagai penyedia air irigasi dan pembangkit listrik tenaga air (PLTA), bendungan ini juga memiliki potensi besar dalam pengembangan sektor pariwisata dan perikanan, yang diharapkan mampu memperkuat perekonomian daerah.

 

(Nazori)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini